Soal Opsi Naturalisasi, Indra Sjafri Ingatkan Pemain Timnas U20 Bukan Sembarangan

Kompas.com - 17/07/2020, 08:10 WIB
Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong (kanan) berbincang dengan asisten pelatih Indra Sjafri saat seleksi pemain Timnas Indonesia U-19 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Senin (13/1/2020). Sebanyak 51 pesepak bola hadir mengikuti seleksi pemain Timnas U-19 yang kemudian akan dipilih 30 nama untuk mengikuti pemusatan latihan di Thailand. ANTARA FOTO/HAFIDZ MUBARAK APelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong (kanan) berbincang dengan asisten pelatih Indra Sjafri saat seleksi pemain Timnas Indonesia U-19 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Senin (13/1/2020). Sebanyak 51 pesepak bola hadir mengikuti seleksi pemain Timnas U-19 yang kemudian akan dipilih 30 nama untuk mengikuti pemusatan latihan di Thailand.

 

JAKARTA, KOMPAS.com - Sempat santer berita bahwa Direktur Teknik Timnas, Indra Sjafri membuka peluang bagi Timnas U20 menggunakan pemain naturalisasi untuk memaksimalkan kesempatan di ajang Piala Dunia U20 2021 mendatang.

Kendati menyerahkan keputusan ke tangan pelatih Shin Tae-yong, Indra Sjafri mengatakan bahwa stok pemain U20 sekarang bukanlah sembarangan.

Pria asal Sumatera Barat tersebut memang mengatakan bahwa PSSI akan menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada pelatih Shin Tae Yong.

“Jadi, kalau ada yang mendengar naturalisasi belum ada rencana itu,” kata Indra Sjafri pada acara webinar Pengembangan Manajemen Suporter Sepak Bola.

Baca juga: Indra Sjafri Berharap Timnas Tampil di Piala Dunia U20 dengan Kekuatan Pemain Lokal

“PSSI 100 persen akan menyerahkan kepada coach Shin apakah dengan diisi anak Indonesia, target lolos grup itu bisa dicapai,” imbuhnya.

Indra Sjafri mengingatkan generasi yang saat ini tergabung di Timnas U20 bukanlah pemain sembarangan.

Komposisi pemain Timnas U20 saat ini didominasi oleh skuad timnas U16 asuhan Fachri Husaini.

Skuad ini mencetak sejarah dengan lolos ke perempat Final Piala Asia U16 2018 silam.

Selain pencapaian istimewa itu, tim angkatan Bagas Khafi dkk tersebut juga sempat memenangkan sejumlah kejuaraan  antarnegara lain.

Baca juga: Syarat Shin Tae-yong ke PSSI untuk Kembali ke Indonesia

Kemampuan mereka pun terus diasah secara intens melalui program Garuda Select. Beberapa pemain terpilih mendapatkan kesempatan langsung di Inggris.

“Anak-anak kita sekarang adalah anak-anak yang dari usia 16 kemarin sudah mengikuti beberapa event internasional, AFF, AFC U16 dan mereka berprestasi. Bahkan hampir lolos,” tutur pria yang membawa Indonesia runner up SEA Games 2019 kemarin itu.

“Selama itu digiring terus oleh coach Fachri sampai ke usia 19 kemarin. Jadi kalau dilihat profil pemain cukup untuk bersaing sebenarnya.”

“Jadi, bukan mereka muncul tiba-tiba di usia persiapan Piala Dunia ini, tapi sudah dari usia 16 bergerak terus hingga usia 19,” pungkasnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X