Liga Karim Benzema, Pujian bagi Monster Real Madrid Setelah Lockdown

Kompas.com - 17/07/2020, 06:43 WIB
Perayaan gol striker Real Madrid, Karim Benzema, ke gawang Villarreal pada Jumat (17/7/2020) dini hari WIB di Stadion Alfredo Di Stefano. AFP/Gabriel BouysPerayaan gol striker Real Madrid, Karim Benzema, ke gawang Villarreal pada Jumat (17/7/2020) dini hari WIB di Stadion Alfredo Di Stefano.

KOMPAS.com - Harian olahraga dari kota Madrid, As, memasang headline besar-besar di situs mereka setelah Real Madrid memastikan diri jadi juara Liga Spanyol pada Jumat (17/7/2020) dini hari WIB.

Headline tersebut berbunyi: La Liga de Benzema alias Liga milik Benzema.

Tak berlebihan apabila As memberi fokus utama ke Karim Benzema di situs mereka.

Dua gol penyerang asal Perancis itu kontra Villarreal pada Jumat (17/7/2020) dini hari WIB memastikan Real Madrid ke gelar juara Liga Spanyol ke-34 mereka.

Gelar ini sekaligus yang pertama bagi Real Madrid setelah Cristiano Ronaldo hengkang dari klub pada musim panas 2018.

Terlebih, gelar Liga Spanyol 2019-2020 mematahkan dominasi Barcelona di Liga Spanyol selama dua musim terakhir.

Karim Benzema telah mencetak 21 gol musim ini dengan tujuh di antaranya datang setelah lockdown.

Baca juga: Kisah Comeback Zinedine Zidane, dari 12 Poin di Belakang Barcelona ke Gelar Juara Liga Spanyol

Tak hanya gol-golnya, Benzema juga membuktikan diri jadi penyedia assist keren setelah ia melakukan nutmeg backheel untuk gol Casemiro pada laga kontra Espanyol, akhir Juni.

Karim Benzema merupakan top scorer sekaligus top assist di skuad Real Madrid musim ini dengan 21 gol dan 8 assist.

Bersama gol-gol penyerang berusia 32 tahun itu, Real Madrid mengamuk setelah lockdown dengan menorehkan 10 kemenangan beruntun.

Benzema mencetak dua gol ke gawang Valencia dan Villarreal serta menyumbang sebiji gol masing-masing menghadapi Granada, Deportivo Alaves, dan Real Sociedad dalam sebulan terakhir.

Baca juga: Kata-kata Pertama Lionel Messi Setelah Real Madrid Juara Liga Spanyol

Performa kuatnya mengangkat skuad Madrid yang jauh dari sempurna dengan pembelian termahal pada musim panas, Eden Hazard, masih juga cedera.

Sementara, Gareth Bale serta James Rodriguez masih saja tak dilirik pelatih Zinedine Zidane.

Karim Benzema membuktikan diri bisa jadi motor tim sepeninggal Cristiano Ronaldo.

Investasi sebesar 35 juta euro yang dikeluarkan Real Madrid untuk membeli Benzema dari Lyon pada musim panas 2009 tampak terbayar dengan tuntas.

Musim ini menjadi kali keempat Karim Benzema mencetak 20+ gol bagi Real Madrid dan kali pertama ia mencatatkan 20 lebih gol untuk dua musim secara beruntun.

Musim tertajam Barcelona adalah kala ia mencetak 24 gol dari 24 laga Liga Spanyol saat Madrid finish peringkat kedua pada 2015-2016.

Kompetisi tersebut juga menjadi kali pertama pelatih Zinedine Zidane menukangi Real Madrid ketika ia menggantikan Rafael Benitez pada Januari 2016.

Karim Benzema telah mengoleksi 18 trofi sejak memperkuat Real Madrid.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X