Eks Presiden Barcelona Takut Messi Hengkang karena Situasi Internal Klub

Kompas.com - 16/07/2020, 21:20 WIB
Lionel Messi berhadapan dengan bek Espanyol Fernando Calero dalam pertandingan Liga Spanyol, Barcelona vs Espanyol di Stadion Camp Nou, Rabu (8/7/2020) atau Kamis (9/7/2020) dini hari WIB. LLUIS GENELionel Messi berhadapan dengan bek Espanyol Fernando Calero dalam pertandingan Liga Spanyol, Barcelona vs Espanyol di Stadion Camp Nou, Rabu (8/7/2020) atau Kamis (9/7/2020) dini hari WIB.

KOMPAS.com - Mantan Presiden Barcelona, Joan Laporta, mengaku takut Lionel Messi akan hengkang dari klub setelah kontraknya berakhir pada akhir 2021.

Sempat beredar rumor Lionel Messi tak akan memperpanjang kontraknya dan berniat meninggalkan Barcelona setelah beberapa kekacauan yang terjadi di klub.

Barcelona menghadapi jalan terjal dalam perburuan gelar Liga Spanyol. Setelah sempat memuncaki klasemen, mereka justru disalip Real Madrid.

Barcelona kini berada di peringkat kedua klasemen Liga Spanyol dengan raihan 79 poin. 

Baca juga: Pelatih Barcelona Akui Ketergantungan Terhadap Lionel Messi

Blaugrana, julukan Barcelona, terpaut empat angka dari Real Madrid yang memuncaki klasemen. 

Dengan tersisa dua pertandingan lagi, kemenangan otomatis akan membawa Real Madrid menjuarai Liga Spanyol musim ini.

Selain itu, ada desas-desus yang mengatakan bahwa Messi tidak memiliki hubungan yang bagus dengan Presiden Barcelona saat ini, Josep Maria Bartomeu.

Josep Maria Bartemou baru-baru ini menegaskan Lionel Messi akan menandatangani kontrak baru dan tetap tinggal di Camp Nou.

Namun, Joan Laporta justru beranggapan sebaliknya. Dia menilai kondisi internal Barcelona bisa membuat Messi tak nyaman dan memutuskan hengkang.

Joan Laporta juga menyinggung skandal Barcagate yang sempat merundung Barcelona, yakni skandal dugaan manipulasi uang dan menggunakan buzzer.

Baca juga: Suarez: Barcelona Blunder dan Kalah Saing dengan Real Madrid

"Saya ingin dia (Lionel Messi) tetap di klub pada 2021," kata Joan Laporta dikutip dari Goal.

"Akan tetapi, saya takut keputusan buruk dewan dapat menghasilkan keputusan yang tidak bisa diubah," lanjutnya.

"Itu bukan (skandal) Barcagate, ini Bartogate. Saya khawatir tentang bagaimana status klub berada dalam risiko," tutur Laporta lagi.



Sumber GOAL
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X