Alasan Barcelona Relakan "Lionel Messi Jepang" Dicaplok Real Madrid

Kompas.com - 16/07/2020, 12:40 WIB
Takefusa Kubo beraksi melewati Toni Kroos pada laga Real Madrid vs Sevilla di Stadion Alfredo Di Stefano, Kamis (25/6/2020) dini hari WIB. AFP/JAVIER SORIANOTakefusa Kubo beraksi melewati Toni Kroos pada laga Real Madrid vs Sevilla di Stadion Alfredo Di Stefano, Kamis (25/6/2020) dini hari WIB.

KOMPAS.com - Direktur Barcelona, Xavier Vilajoana membeberkan alasan di balik keputusan melepas Takefusa Kubo (Lionel Messi Jepang) ke klub rival di LaLiga, Real Madrid.

Takefusa Kubo sempat bermain bagi akademi Barcelona saat ia berusia 10 tahun.

Penyerang lincah ini menghabiskan empat tahun di La Masia dan sempat digadang-gadang bakal jadi pemain akademi terbaik yang dimiliki Blaugrana layaknya Lionel Messi.

Sayang, Kubo terpaksa meninggalkan Barcelona pada 2015 setelah penyelidikan FIFA menyimpulkan bahwa Barca melanggar regulasi perekrutan pemain U18.

Kubo pun kembali ke Jepang dan bergabung dengan tim akademi FC Tokyo.

Musim panas 2019, Real Madrid mengincar dan merekrut sang pemain dengan memberinya kontrak lima tahun.

Kubo lantas dipinjamkan ke Real Mallorca untuk musim 2019-2020.

Baca juga: Indra Sjafri Berharap Timnas Tampil di Piala Dunia U20 dengan Kekuatan Pemain Lokal

Kepindahan Kubo dari FC Tokyo ke Real Madrid ini tentu menjadi sorotan berbagai pihak.

Barcelona dinggap kecolongan karena talenta muda yang sempat dipolesnya tersebut malah dicaplok lawan.

Padahal, Kubo adalah salah satu pemain yang pernah dipuji oleh Andres Iniesta.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X