Timnas Indonesia Diharap Tak Pakai Pemain Naturalisasi di Piala Dunia U-20

Kompas.com - 13/07/2020, 19:54 WIB
Pertandingan penyisihan Grup C Toulon Tournament antara timnas U-19 Indonesia Vs timnas U-20 Brasil. Dok. Toulon TournamentPertandingan penyisihan Grup C Toulon Tournament antara timnas U-19 Indonesia Vs timnas U-20 Brasil.

KOMPAS.com - Timnas U-19 Indonesia dinilai tidak perlu diperkuat pemain naturalisasi atau  untuk berprestasi di Piala Dunia U-20 2021.

Pendapat itu diungkapkan asisten pelatih Arema FC, Charis Yulianto.

Charis berharap PSSI bisa memaksimalkan bakat-bakat muda Tanah Air, ketimbang berburu pemain naturalisasi atau pemain keturunan Indonesia yang berada di negara lain.

Menurut Charis Yulianto, PSSI tidak perlu melakukan itu walaupun tujuannya cukup baik, yakni agar timnas U-19 Indonesia bisa berprestasi.

PSSI memang tengah mencari pemain muda keturunan Indonesia berkualitas untuk bisa mengikuti pemusatan latihan timnas U-19 Indonesia.

Baca juga: Timnas U16 Cegah Penularan Covid-19 Lewat Udara

Beberapa nama pemain keturunan Indonesia pun muncul di sosial media walaupun PSSI sejatinya belum mengumumkannya.

Charis menilai PSSI semestinya bisa memaksimalkan kemampuan para pemain muda yang dimiliki timnas Indonesia saat ini.

Dengan demikian, PSSI tidak perlu mencari pemain-pemain naturalisasi untuk memperkuat timnas U-19 yang akan berlaga di Piala Dunia U-20 2021.

"Saya pikir jangan ya untuk naturalisasi. Banyak pemain muda U-19 terutama di posisi belakang yang bagus-bagus," kata Charis Yulianto, seperti dilansir BolaSport.com.

"Akan tetapi, itu semua hak dan kewenangan pelatih," ucapnya menambahkan.

Halaman:


Sumber BolaSport
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X