Tottenham Vs Arsenal, 3 Kesalahan Mikel Arteta yang Jadi Faktor Kekalahan The Gunners

Kompas.com - 13/07/2020, 04:35 WIB
Mikel Arteta  berjalan usai kekalahan The Gunners pada laga Tottenham vs Arsenal di Tottenham Hotspur Stadium, London, Minggu (12/7/2020). AFP/JULIAN FINNEYMikel Arteta berjalan usai kekalahan The Gunners pada laga Tottenham vs Arsenal di Tottenham Hotspur Stadium, London, Minggu (12/7/2020).

KOMPAS.com - Mikel Arteta dinilai melakukan tiga kesalahan yang memengaruhi performa The Gunners dalam laga Tottenham vs Arsenal yang merupakan partai pekan ke-35 Liga Inggris.

Laga Tottenham vs Arsenal yang bertajuk Derbi London berlangsung di Tottenham Hotspur Stadium, London, Inggris pada Minggu (12/7/2020).

Arsenal unggul lebih dulu melalui gol Alexandre Lacazette (menit ke-16), sebelum kemudian dibalas Tottenham lewat Son Heung-min (19') dan Toby Alderweireld (81').

Baca juga: Tottenham Vs Arsenal, Son Heung-min Pecah Telur ke Gawang The Gunners

Dengan hasil ini, Arsenal merosot ke posisi ke-9 dengan raihan 50 poin, sedangkan Tottenham naik ke urutan ke-8 dengan mengemas 52 poin.

Kekalahan 1-2 yang dialami tim asuhan Mikel Arteta pada laga Tottenham vs Arsenal tak terlepas dari keputusannya dalam menurunkan pemain.

Sepanjang 90 menit laga, tercatat ada tiga keputusan vital yang dianggap berpengaruh terhadap kinerja Arsenal di atas lapangan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lantas, tiga keputusan apakah yang dimaksud? Berikut ini ulasannya:

1. Pilihan buruk di lini belakang

Bek Arsenal, David Luiz, kala melakoni laga kontra Manchester City, Rabu (18/6/2020) dini hari WIB.AFP/LAURENCE GRIFFITHS Bek Arsenal, David Luiz, kala melakoni laga kontra Manchester City, Rabu (18/6/2020) dini hari WIB.

Untuk laga Tottenham vs Arsenal, Arteta memang tidak memiliki opsi yang bagus untuk lini belakangnya.

Saat pertandingan tersebut, Arteta pun memasang Sead Kolasinac, David Luiz, dan Shkodran Mustafi yang ternyata tampil di bawah ekspektasi.

Kolasinac melakukan operan blunder kepada Luiz yang mengakibatkan terjadinya gol pertama Tottenham.

Sementara itu, kehadiran Mustafi dianggap tidak memberikan dampak positif terhadap lini belakang The Gunners.

2. Bukayo Saka tidak dimainkan sejak awal

Pemain muda Arsenal, Bukayo Saka, beraksi pada laga lanjutan Liga Inggris kontra Brighton, Sabtu (20/6/2020).AFP/GARETH FULLER Pemain muda Arsenal, Bukayo Saka, beraksi pada laga lanjutan Liga Inggris kontra Brighton, Sabtu (20/6/2020).

Kendati masih berusia 18 tahun, Bukayo Saka tak bisa dipandang sebelah mata. Ia merupakan salah satu pemain yang menonjol di kubu The Gunners.

Namun, pada laga Tottenham vs Arsenal, Saka tidak dimainkan sebagai starter. Ia baru tampil pada menit ke-70 untuk menggantikan Nicolas Pepe.

Baca juga: Tottenham Vs Arsenal, Aksi Gemilang Son Heung-min Bawa Lilywhites Menang

Padahal Saka sudah mencetak 4 gol dan 10 assist dari seluruh kompetisi musim ini, sehingga agak mengherankan jika Arteta memilih untuk mencadangkan pemain tersebut.

Ketika Saka dimainkan pada menit ke-70, sepertinya sudah terlambat bagi dirinya untuk memberikan dampak signifikan.

3. Antisipasi set-piece yang buruk

 

Seorang pemain seperti Kieran Tieney terlihat dibiarkan menjaga bek Spurs, Toby Alderweireld, saat situasi tendangan pojok menit ke-80.

Padahal, masih ada bek Arsenal seperti David Luiz yang seharusnya bisa lebih baik dalam menjaga Alderweireld.

Alhasil, Alderweireld yang hanya mendapatkan penjagaan Tieney sukses menjangkau bola dengan tandukan dan memastikan gol kemenangan untuk Tottenham.



Sumber Daily Star
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ansan Greeners Kalah, Asnawi Mangkualam Gagal Eksekusi Penalti

Ansan Greeners Kalah, Asnawi Mangkualam Gagal Eksekusi Penalti

Liga Lain
Manajer PS Sleman Danilo Fernando Siap Lelang Sepatu Pertandingan Terakhirnya

Manajer PS Sleman Danilo Fernando Siap Lelang Sepatu Pertandingan Terakhirnya

Liga Indonesia
Mulai Besok, PS Sleman Lelang Memorabilia Pribadi

Mulai Besok, PS Sleman Lelang Memorabilia Pribadi

Liga Indonesia
Penyelenggara Olimpiade Tokyo 2020 Lakukan 2 Hal Tekan Pertumbuhan Kasus Covid-19

Penyelenggara Olimpiade Tokyo 2020 Lakukan 2 Hal Tekan Pertumbuhan Kasus Covid-19

Sports
Hasil Uji Coba, Man United Takluk dari Tim Kasta Kedua Liga Inggris

Hasil Uji Coba, Man United Takluk dari Tim Kasta Kedua Liga Inggris

Liga Inggris
Olimpiade Tokyo 2020, Kebanyakan Anggota Delegasi Kirgistan dan Tajikistan Tak Pakai Masker

Olimpiade Tokyo 2020, Kebanyakan Anggota Delegasi Kirgistan dan Tajikistan Tak Pakai Masker

Sports
Penyelenggara Olimpiade Tokyo 2020 Temukan 17 Kasus Baru Covid-19

Penyelenggara Olimpiade Tokyo 2020 Temukan 17 Kasus Baru Covid-19

Sports
Gugur di Babak Penyisihan Tenis Meja, Atlet Termuda di Olimpiade Tokyo Kirim Pesan Menyentuh

Gugur di Babak Penyisihan Tenis Meja, Atlet Termuda di Olimpiade Tokyo Kirim Pesan Menyentuh

Sports
Eks Timnas U19 Resmi Direkrut Klub Spanyol

Eks Timnas U19 Resmi Direkrut Klub Spanyol

Liga Indonesia
Daftar Perolehan Medali Olimpiade Tokyo 2020, Indonesia Peringkat Ke-19

Daftar Perolehan Medali Olimpiade Tokyo 2020, Indonesia Peringkat Ke-19

Sports
Mengenal Standing Start dalam Kompetisi Lari

Mengenal Standing Start dalam Kompetisi Lari

Sports
Angkat Besi Indonesia dan Tradisi Medali Olimpiade

Angkat Besi Indonesia dan Tradisi Medali Olimpiade

Sports
Hasil Sepak Bola Olimpiade Tokyo 2020: Belanda-Brasil Seri, AS Pecah Telur

Hasil Sepak Bola Olimpiade Tokyo 2020: Belanda-Brasil Seri, AS Pecah Telur

Internasional
Sebelum Raih Medali di Olimpiade Tokyo, Windy Cantika Jalani Persiapan Sampai Berdarah-darah

Sebelum Raih Medali di Olimpiade Tokyo, Windy Cantika Jalani Persiapan Sampai Berdarah-darah

Sports
Olimpiade Tokyo 2020, Ahsan/Hendra Belum Mau Pikirkan Laga Vs Wakil Malaysia

Olimpiade Tokyo 2020, Ahsan/Hendra Belum Mau Pikirkan Laga Vs Wakil Malaysia

Badminton
komentar di artikel lainnya
Close Ads X