Cara Jitu Bima Sakti Bentuk Timnas U16 Bermental Baja

Kompas.com - 11/07/2020, 20:34 WIB
Pemusatan latihan (TC) timnas U16 Indonesia. DOK. PSSIPemusatan latihan (TC) timnas U16 Indonesia.
|

KOMPAS.comBima Sakti selaku pelatih Timnas U16 Indonesia telah merekrut psikolog guna persiapan anak asuhnya menghadapi Piala Asia U16 2020.

Saat ini timnas U16 sudah menjalani pemusatan latihan sejak 6 Juni lalu di Bekasi.

Dalam program pemusatan latihan tersebut, para pemain diminta untuk tetap mentaati protokol kesehatan guna terhindar dari virus corona yang masih menyebar di Indonesia.

Selama menjalani TC, Bima sakti selaku pelatih membeberkan kriteria pemain yang ia butuhkan untuk dibawa ke skuad timnas U16.

Baca juga: Aturan Ketat di Timnas U16 Indonesia, Denda Rp 100.000 jika Berat Badan Naik

Salah satu kriteria yang diminta Bima Sakti adalah pemain yang memiliki mental bertarung tinggi.

Bima Sakti kemudian berupaya keras untuk mewujudkan salah satu kriteria yang ia maksud sebagai syarat bagi pemain masuk ke dalam skuad Garuda Muda.

Tak tanggung-tanggung, Bima Sakti mengatakan timnas U16 Indonesia sudah menyewa jasa psikolog guna mengawasi mental para pemain.

“Kemarin kita di bulan maret sudah melaksanakan psikotes dan di hasilnya itu sudah kita lihat dan kita ukur juga setelah penialiannya dari psikolog,” ujar Bima Sakti saat diwawancara Kompas.com, Sabtu (11/7/2020).

Baca juga: Agar Timnas U16 Tak Bosan, Bima Sakti Adakan Kompetisi PS 4 dan Mobile Legend

“Memang kita mencari pemain yang bermental baja, yang bermain mati-matian baik di dalam lapangan maupun luar lapangan yang sudah kita dapat dari psikolog,” imbuhnya.

Bima Sakti juga menunjukkan hasil psikotes yang dilakukan para pemainnya.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X