Hasil Banding Man City soal Larangan Main di Ajang Eropa Diumumkan pada 13 Juli

Kompas.com - 11/07/2020, 06:40 WIB
Seorang fans Manchester City membentangkan bendera juara Premier League dan Piala Liga Inggris saat Man City memastikan gelar juara Liga Inggris 2013-2014 di Stadion Etihad, Manchester, pada 11 Mei 2014. KOMPAS.com/Firzie A. IdrisSeorang fans Manchester City membentangkan bendera juara Premier League dan Piala Liga Inggris saat Man City memastikan gelar juara Liga Inggris 2013-2014 di Stadion Etihad, Manchester, pada 11 Mei 2014.

KOMPAS.com - Pengadilan Arbitrase Olahraga ( CAS) akan mengumumkan hasil banding Manchester City tentang larangan tampil dalam kompetisi antarklub Eropa pada 13 Juli 2020 waktu setempat.

Banding tersebut diajukan Man City sebagai respons terhadap tuduhan yang dilancarkan Badan Kontrol Keuangan Klub UEFA (CFCB) pada 14 Februari 2020.

CFCB disebut menemukan pelanggaran dalam neraca keuangan Man City menyusul bocoran email dan dokumen yang dipublikasikan majalah Jerman, Der Spiegel, pada November 2018.

Berdasarkan pemberitaan sebelumnya, salah satu dokumen yang bocor menyebutkan bahwa pemilik Man City, Sheikh Mansour, menyuntikkan dana pribadi melalui sponsor utama klub, Etihad.

Setelah menyelidiki dokumen tersebut, UEFA menilai Man City telah melanggar aturan Financial Fair Play (FFP) selama empat tahun, terhitung sejak 2012 sampai 2016.

Baca juga: Guardiola Yakin Man City Lolos dari Hukuman UEFA soal Liga Champions

Man City kemudian terkena larangan tampil di kompetisi antarklub Eropa selama dua musim, dimulai pada 2020-2021 hingga 2021-2022.

BBC melaporkan, Man City juga didenda 30 juta euro (setara Rp 489 miliar) atas tuduhan tersebut.

Hukuman itu tentu merugikan pihak Man City yang dalam beberapa musim terakhir menjadi peserta langganan kompetisi antarklub paling bergengsi Benua Eropa, yakni Liga Champions.

Terlebih, Man City juga dihuni sederet pemain bintang yang diprediksi akan hengkang apabila klub berjulukan The Citizens itu tak tampil pada Liga Champions.

Oleh karena itu, Man City kemudian merespons dengan mengajukan banding ke CAS pada awal Juni 2020.

Halaman:


Sumber BBC
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X