Kompas.com - 10/07/2020, 22:00 WIB
Penjaga Gawang Persib, Muhammad Natshir Fadhil Mahbuby. KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHAPenjaga Gawang Persib, Muhammad Natshir Fadhil Mahbuby.

BANDUNG, KOMPAS.com - Satu tahun lamanya Muhammad Natshir Fadhil Mahbuby berkutat dengan pemulihan cedera patah tulang fibula dan tibia.

Cedera tersebut dialami kiper yang akrab disapa Deden itu kala membela Persib Bandung dalam lanjutan pertandingan Liga 1 2019 menghadapi Persija Jakarta.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, 10 Juli 2019, Deden terpaksa keluar lapangan pada menit ke-33 seusai berbenturan dengan Bruno Matos.

Deden langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Baca juga: Dokter Tim Persib Ungkap Alasan Tak Gelar Tes PCR untuk Pemain Asing

Setelah melalui proses pemeriksaan, diketahui tulang fibula dan tibia kaki kiri Deden patah.

Karena itu, dia harus menjalani operasi sebagai tindakan medis lanjutan. Akibat cedera tersebut, kiprah Deden bersama Persib pada musim 2019 dipastikan berakhir.

Bagi pesepak bola, patah tulang kaki tergolong cedera berat. Pasalnya, proses pemulihannya memakan waktu selama berbulan-bulan.

Deden tentu saja terpukul. Hanya, dia bisa melewati ujian itu dengan baik. Saat ini, kondisi Deden sudah berangsur membaik. Bahkan, Deden sudah bisa kembali ke lapangan untuk berlatih ringan dengan bola.

"Alhamdulillah tidak ada keluhan, selama ini masih ada di jalur yang dokter harapkan. Bahkan, sekarang sudah mulai ke lapangan, sudah adaptasi main di lapangan dengan bola," kata Deden, di Graha Persib, Kota Bandung, Jumat (10/7/2020).

"Mulai pakai sepatu bola pelan-pelan dan setiap bulan alhamdulillah progresnya bagus, sesuai harapan saya dan dokter," kata dia.

Baca juga: Tanggapan Berbeda Dua Pemain Persib Soal Aturan Pemotongan Gaji di Liga 1 2020

Deden mengatakan, dalam waktu dekat, dia akan pergi ke Jakarta untuk berkonsultasi dengan tim dokter yang menangani cederanya. Hanya, Deden belum bisa memastikan bisa langsung bergabung dalam sesi latihan Persib yang akan digelar dalam waktu dekat.

Selain harus mendapatkan "lampu hijau" dari tim dokter, Deden juga masih membutuhkan waktu untuk beradaptasi.

Sebab, selama setahun terakhir ini dirinya hanya bisa fokus memulihkan cederanya.

"Kalau gabung, saya kurang tahu karena rencana saya sama dokter itu minggu depan atau minggu depannya lagi akan cek ke Jakarta, kalau hasilnya lihat nanti setelah pulang dari Jakarta," kata Deden.

"Kalau apa namanya normal memang tidak bisa langsung seperti yang tadi saya bilang harus adaptasi lagi. Ya masih ada proses yang harus dilalui," ucap dia.

Baca juga: Soal Penyesuaian Gaji Pemain, Persib Patuhi Kebijakan PSSI

Sementara itu, dokter tim Persib, Rafi Ghani mengatakan, kondisi Deden saat ini memang sudah jauh lebih baik.

Rafi menuturkan, proses penyembuhan cedera Deden meleset dari waktu yang diperkirakan. Meski begitu, Rafi menganggap bahwa itu masih dalam batas wajar.

"Sebenarnya agak meleset dari prediksi karena saya berharapnya bisa lebih cepat. Namun, karena memang ada sesuatu hal di bagian tulang yang agak lambat untuk nyambung, daripada nanti dipaksakan malah tidak bagus," tutur Rafi.

"Saya lebih mementingkan kesehatan atlet. Jadi, memang perlu tambahan waktu. Mudah-mudahan pemeriksaan terakhir yang akan dilakukan pekan depan hasilnya akan menggembirakan dan Deden bisa kembali ke lapangan," ujar dia.

Rafi juga belum bisa memastikan apakah Deden bisa kembali merumput pada awal musim ini.

Menurut Rafi, meski kondisinya sudah memungkinkan, Deden masih memerlukan adaptasi dan latihan keras untuk mengembalikan performa terbaiknya.

Baca juga: Selesai Naturalisasi, Pemain Persib Ini Belum Juga Bela Timnas Indonesia

Selain itu, Rafi juga belum bisa sesumbar, terlebih dia dan Deden masih harus menjalani konsultasi dengan dokter yang menangani cedera Deden di Jakarta.

"Jadi, tergantung hasil dari konsul itu, tetapi dia sudah melakukan kegiatan fisik yang intensitasnya dinaikkan oleh fisioterapi," kata Rafi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Deportasi Bukan Akhir, Djokovic Bisa Mentas di Australia Open Selanjutnya

Deportasi Bukan Akhir, Djokovic Bisa Mentas di Australia Open Selanjutnya

Sports
Link Live Streaming Bali United Vs Persita, Kick-off 18.15 WIB

Link Live Streaming Bali United Vs Persita, Kick-off 18.15 WIB

Liga Indonesia
AC Milan Vs Spezia, San Siro 'Bersalah' atas Cederanya Tomori?

AC Milan Vs Spezia, San Siro "Bersalah" atas Cederanya Tomori?

Liga Italia
PSIS Vs Arema FC, 7 Fakta dalam Laga Pertaruhan Puncak Singo Edan

PSIS Vs Arema FC, 7 Fakta dalam Laga Pertaruhan Puncak Singo Edan

Liga Indonesia
Borneo FC Vs Persib, Tekad Pesut Etam Perpanjang Derita Maung Bandung

Borneo FC Vs Persib, Tekad Pesut Etam Perpanjang Derita Maung Bandung

Liga Indonesia
Piala Asia Wanita 2022, Hak Bertanding Vietnam Terancam Dicabut

Piala Asia Wanita 2022, Hak Bertanding Vietnam Terancam Dicabut

Liga Indonesia
Update Pembebasan Sanksi WADA: Bendera Merah Putih Akan Segera Berkibar Lagi

Update Pembebasan Sanksi WADA: Bendera Merah Putih Akan Segera Berkibar Lagi

Sports
Sudah Berlatih, Marquez Bakal Ikut Tes Pramusim MotoGP di Mandalika?

Sudah Berlatih, Marquez Bakal Ikut Tes Pramusim MotoGP di Mandalika?

Motogp
8 Fakta Menarik Jelang Laga Bali United Vs Persita Tangerang

8 Fakta Menarik Jelang Laga Bali United Vs Persita Tangerang

Liga Indonesia
Real Madrid Juara Piala Super Spanyol, Ancelotti Sebut Pemainnya Jelek

Real Madrid Juara Piala Super Spanyol, Ancelotti Sebut Pemainnya Jelek

Liga Spanyol
Program Naturalisasi Jadi Sasaran Kritik Haruna Soemitro, Ini Penjelasan PSSI

Program Naturalisasi Jadi Sasaran Kritik Haruna Soemitro, Ini Penjelasan PSSI

Liga Indonesia
Gerak Manipulatif dalam Permainan Sepak Bola

Gerak Manipulatif dalam Permainan Sepak Bola

Sports
Merah Putih Diizinkan Berkibar di Piala Asia Wanita 2022?

Merah Putih Diizinkan Berkibar di Piala Asia Wanita 2022?

Liga Indonesia
Daftar Juara Piala Super Spanyol, Real Madrid Dekati Jumlah Gelar Barcelona

Daftar Juara Piala Super Spanyol, Real Madrid Dekati Jumlah Gelar Barcelona

Sports
AS Roma Vs Cagliari, Saat Mourinho Tertawa meski Tak Punya Jawaban atas Masalah Timnya...

AS Roma Vs Cagliari, Saat Mourinho Tertawa meski Tak Punya Jawaban atas Masalah Timnya...

Liga Italia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.