Dortmund dan Sociedad Siap "Tembak" Para Suporter

Kompas.com - 09/07/2020, 17:52 WIB
Seorang kru televisi diperiksa temperaturnya saat hendak memasuki stadion Signal Iduna Park untuk meliput laga Borussia Dortmund vs Schalke pada 16 Mei 2020. AFP/MARTIN MEISSNERSeorang kru televisi diperiksa temperaturnya saat hendak memasuki stadion Signal Iduna Park untuk meliput laga Borussia Dortmund vs Schalke pada 16 Mei 2020.

DORTMUND, KOMPAS.com - Dua klub beda liga, Borrusia Dortmund asal Bundesliga dan Real Sociedad asal La Liga punya misi yang sama yakni mendatangkan kembali para penonton langsung ke stadion masing-masing.

Baca juga: Perlindungan Ekstra dari Virus Corona, Apa itu Gargle dengan PVP-I dan Manfaatnya?

Keinginan itu hingga kini memang belum terwujud.

Ilustrasi: virus corona juga merebak di Eropa. Warga-warga mengenakan masker.Shutterstock Ilustrasi: virus corona juga merebak di Eropa. Warga-warga mengenakan masker.

Pasalnya, protokol kesehatan pemberantasan pandemi Covid-19 di masing-masing negara, Jerman dan Spanyol, masih melarang adanya kerumunan massa.

Baca juga: Real Sociedad Vs Madrid, Sergio Ramos Diklaim Bek Terbaik Dunia Usai Cetak Rekor

Protokol itu juga mewajibkan pengecekan suhu tubuh, penggunaan masker, kewajiban cuci tangan hingga saling menjaga jarak sebagai syarat ketat di mana pun seseorang berada.

Gelandang Real Madrid James Rodriguez (kiri) dijaga gelandang Real Sociedad Igor Zubeldia dalam pertandingan Liga Spanyol antara Real Sociedad vs Real Madrid di Stadion Reale Arena-Anoeta di San Sebastian pada 21 Juni 2020.AFP/ANDER GILLENEA Gelandang Real Madrid James Rodriguez (kiri) dijaga gelandang Real Sociedad Igor Zubeldia dalam pertandingan Liga Spanyol antara Real Sociedad vs Real Madrid di Stadion Reale Arena-Anoeta di San Sebastian pada 21 Juni 2020.

"Protokol itu berlaku juga di stadion sepak bola," kata pernyataan manajemen Dortmund.

Untuk menyiasati itu, baik Dortmund dan Sociedad menjalin kerja sama dengan perusahaan teknologi asal Jerman, G2K.

Potret terowongan pemain di Stadion Signal Iduna Park, markas Borussia Dortmund.AFP/INA FASSBENDER Potret terowongan pemain di Stadion Signal Iduna Park, markas Borussia Dortmund.

G2K menyiapkan peranti lunak bernama Situational Awareness Builder (SAB) berbentuk Kepandaian Buatan (AI).

Piranti itu akan bekerja "menembak" para suporter yang akan masuk ke stadion untuk pengecekan suhu tubuh.

Cek suhu tubuh terhadap calon penumpang KA di Stasiun Purwokerto, Jawa Tengah.KOMPAS.COM/DOK KAI DAOP 5 Cek suhu tubuh terhadap calon penumpang KA di Stasiun Purwokerto, Jawa Tengah.

Dengan AI tersebut, petugas stadion tidak perlu satu demi satu mengecek suhu tubuh para suporter.

AI akan mendeteksi para suporter itu mulai dari saat antrean.

Ilustrasi menggunakan lift atau elevator di kantor saat pandemi Covid-19 untuk mencegah agar tidak tertular virus corona baru, SARS-CoV-2. Lakukan jaga jarak (physical distancing) dan hindari berbicara di dalam lift.SHUTTERSTOCK/Janon Stock Ilustrasi menggunakan lift atau elevator di kantor saat pandemi Covid-19 untuk mencegah agar tidak tertular virus corona baru, SARS-CoV-2. Lakukan jaga jarak (physical distancing) dan hindari berbicara di dalam lift.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X