Resmi, Leicester City Lepas Keponakan Sultan Brunei

Kompas.com - 05/07/2020, 05:21 WIB
Faiq Bolkiah, pemain Leicester City yang juga kapten timnas Brunei Darussalam. @FJBOLKIAH/INSTAGRAMFaiq Bolkiah, pemain Leicester City yang juga kapten timnas Brunei Darussalam.

KOMPAS.com - Leicester City resmi melepas keponakan Sultan Brunei, Faiq Bolkiah, dari daftar pemain yang dibawa menuju Liga Inggris musim depan.

Kabar tersebut dirilis pertama kali lewat situs Premier League yang mengeluarkan daftar pemain-pemain dari setiap klub yang dilepas, Jumat (26/6/2020).

Para pemain yang berada dalam daftar hasil rilis Premier League umumnya dilepas karena kontraknya habis pada akhir Juni tahun ini.

Berdasarkan riwayat kariernya, Faiq Bolkiah merupakan keponakan dari Sultan Brunei, Sultan Hasanal Bolkiah.

Ia bergabung dengan Leicester U-18 pada 2016 setelah menimba ilmu di Chelsea U-18.

Baca juga: Liga Prancis Ingin Gaet Penonton Anyar

Setahun setelahnya, ia promosi ke Leicester U-23 dan dikontrak selama 3 tahun.

Semenjak ia menandatangani kontrak dengan Leicester U-23 pada 2017, performa Faiq naik-turun.

Pada November 2018, media Inggris Mirror mengungkapkan bahwa para staf Leicester City tak tahu apakah Faiq punya waktu bermain atau tidak.

Mereka hanya menyebut bahwa waktu bermain Faiq hampir semuanya untuk membela timnas Brunei Darussalam.

Faktanya memang demikian. Ia tercatat menjadi bagian dari skuat Brunei pada laga leg kedua kualifikasi Piala AFF 2018 saat mengalahkan Timor Leste 1-0, (8/9/2018).

Baca juga: Sebelum Juara Liga Inggris, Liverpool Terpecah Jadi Dua Kubu

Pada 2019, Faiq juga membela timnas U-22 Brunei dalm ajang SEA Games 2019.

Faiq pun juga nyaris tak pernah membela Leicester U-23 di laga kompetitif, termasuk Premier League 2 (kompetisi khusus tim U-23).

Berdasarkan catatan Transfermarkt, Faiq hanya tampil di kompetisi UEFA Youth League sebanyak 5 kali dengan catatan 345 menit.

Pencoretan Faiq Bolkiah memang sedikit mengejutkan terutama karena statusnya sebagai keluarga kerajaan Brunei.

Selain karena statusnya sebagai salah satu anggota keluarga dari kerajaan Brunei, Faiq juga terkenal karena kekayaannya yang diduga melebihi Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.

Baca juga: Link Live Streaming Wolves Vs Arsenal, Kickoff 23:30 WIB

Pada 2018 lalu, media Spanyol Marca mengungkapkan kekayaan Faiq mencapai 20 miliar dollar AS (Rp 268 triliun) yang berasal dari keluarganya.

Melimpahnya kekayaan Faiq bisa terlihat dari kemampuan finansial sang ayah, Jefri.

Ayah Faiq dilaporkan menghabiskan sekitar 10 milliar poundsterling dalam 15 tahun sebagai kepala agensi investasi Brunei.

Ia dikabarkan juga pernah menghabiskan 35 juta poundsterling per bulan untuk mobil, jam tangan, dan pena emas putih.

Tak hanya itu, ayah Faiq pun memiliki 2.300 mobil dengan merek seperti Ferrari, Rolls Royce, dan Bentley.

Baca juga: Kondisi Ruang Ganti Liverpool Usai Dibantai Man City

Walau demikian, Faiq tak masuk dalam daftar atlet terkaya versi Forbes pada tahun 2020.

Forbes menghitung penghasilan atlet yang terdiri atas kontrak, hadiah, dan endorsement, dalam kurun waktu 1 Juni 2019 sampai 1 Juni 2020. (Bagaz Reza Murti)



Sumber BolaSport
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X