Kompas.com - 04/07/2020, 11:52 WIB
Kazuyoshi Miura merayakan ulang tahun ke-50 bersama suporter Yokohama FC, 26 Februari 2017. TORU YAMANAKA/AFPKazuyoshi Miura merayakan ulang tahun ke-50 bersama suporter Yokohama FC, 26 Februari 2017.

YOKOHAMA, KOMPAS.com - Juru taktik Yokohama FC Takahiro Shimotaira punya pandangan tersendiri jelang anak asuhnya meladeni skuad Consodale Sapporo, Sabtu (4/7/2020).

Sanfrecce Hiroshima menjadi juara J1 League atau kasta tertinggi Liga Jepang musim 2015. Jalu Sanfrecce Hiroshima menjadi juara J1 League atau kasta tertinggi Liga Jepang musim 2015.

Laga di Stadion Mitsuzawa di Yokohama akan menjadi saksi kembalinya J-League alias Liga Jepang usai tertunda lebih dari empat bulan lantaran virus Covid-19.

Takahiro Shimotaira meracik skuadnya dengan komposisi yang menyertakan tiga pemain berusia relatif tua.

Baca juga: Cara Liga Jepang Kumpulkan Banyak Penonton

Ketiganya adalah Shunsuke Nakamura (42), Daisuke Matsui (39), dan Si Gaek Kazuyoshi Miura (53).

Shunsuke Nakamura saat masih aktif bermain untuk timnas Jepang.www.fifa.com Shunsuke Nakamura saat masih aktif bermain untuk timnas Jepang.

Menurut Shimotaira pengalaman dan semangat ketiganya adalah tuah yang dinanti.

Optmisme ini tak sekadar isapan jempol.

Para pemain Kashima Antlers merayakan keberhasilan menjadi juara Liga Champions Asia 2018 usai bermain imbang 0-0 dengan Persepolis pada final leg kedua di Stadion Azadi, Teheran, Sabtu (10/11/2018).   Dengan hasil itu, Kashima unggul agregat 2-0 setelah menang 2-0 pada leg pertama di Stadion Kashima, Jepang, Sabtu (3/11/2018). AFC Para pemain Kashima Antlers merayakan keberhasilan menjadi juara Liga Champions Asia 2018 usai bermain imbang 0-0 dengan Persepolis pada final leg kedua di Stadion Azadi, Teheran, Sabtu (10/11/2018). Dengan hasil itu, Kashima unggul agregat 2-0 setelah menang 2-0 pada leg pertama di Stadion Kashima, Jepang, Sabtu (3/11/2018).

Pasalnya, ketiga pemain ini juga yang mengangkat Yokohama FC kembali ke J1 alias kasta tertinggi Liga Jepang setelah malang melintang sejak 2007 di kasta kedua Liga Jepang, J2.

"Anda tak bisa memenangi laga dengan hanya melulu berdasarkan kekuatan," kata Shimotaira.

"Anda membutuhkan pengalaman dan kemampuan untuk menggunakan suara Anda menunjuk langsung para pemain di sekitar Anda," pungkas Takahiro Shimotaira dalam wawancara digital terkini pada Jumat (3/7/2020).

Gelandang serang Jubilo Iwata, Adailton (2 dari kiri), mendapat sambutan dari rekan-rekannya usai mencetak gol ke gawang Tokyo Verdy pada laga J2 League di Stadion Ajinomoto, Minggu (1/11/2015).J LEAGUE PHOTOS Gelandang serang Jubilo Iwata, Adailton (2 dari kiri), mendapat sambutan dari rekan-rekannya usai mencetak gol ke gawang Tokyo Verdy pada laga J2 League di Stadion Ajinomoto, Minggu (1/11/2015).

Baca juga: J-League Kembali Lagi, Yokohama FC Berharap Tuah Pemain Tua

Yokohama FC, sementara ada di posisi 10 dari 18 klub Liga Jepang 1, musim ini.

Halaman:


Sumber Kyodo News
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X