Tiga Klub Tolak Liga 1 Dilanjutkan, Ini Kata Ketum PSSI

Kompas.com - 03/07/2020, 03:00 WIB
Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, berbicara saat memberikan pemaparan mengenai kondisi sepak bola nasional kepada wartawan Grup Kompas di Menara Kompas, Jakarta, pada Kamis (2/7/2020). KOMPAS.com/Firzie A. IdrisKetua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, berbicara saat memberikan pemaparan mengenai kondisi sepak bola nasional kepada wartawan Grup Kompas di Menara Kompas, Jakarta, pada Kamis (2/7/2020).
|

KOMPAS.com - Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan angkat bicara terkait sikap tiga klub Liga 1 2020 yang tetap tidak ingin kompetisi dilanjutkan.

Sebelumnya, Persebaya Surabaya, Persik Kediri, dan Barito Putera menolak melanjutkan kompetisi Liga 1 2020.

Para petinggi klub menilai tetap menggelar kompetisi Liga 1 di tengah wabah virus corona justru kian menambah masalah.

Namun, ketiga klub tersebut tetap menghormati surat keputusan PSSI yang menerbitkan SKEP 53/VI/2020 untuk izin melanjutkan kompetisi kembali pada Oktober nanti.

Baca juga: Move on bersama Shin Tae-yong, Ketum PSSI Tekankan Komunikasi

Tak hanya Liga 1, PSSI juga memberikan izin untuk menggelar Liga 2 dan Liga 3 dalam waktu dekat.

Terkait masalah penolakan, Mochamad Iriawan berencana untuk melobi tiga klub tersebut.

Pria yang akrab disapa Iwan Bule itu meyakini ketiga klub tersebut bakal setuju dan akan tampil di Liga 1 2020.

"Saya menghormati apa yang disampaikan Persebaya Surabaya, Barito Putera, dan Persik Kediri. Semua kawan kita," kata Iwan Bule mengutip dari laman resmi PSSI.

Baca juga: Respons PT LIB Usai PSSI Terbitkan SK Kelanjutan Kompetisi

"Nanti kami akan diskusi dengan mereka, termasuk bagaimana opsi-opsinya,” ucap Iwan Bule.

PSSI memang sudah merancang beberapa opsi jika Liga 1 2020 kembali bergulir.

Halaman:


Sumber BolaSport
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X