Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 29/06/2020, 21:00 WIB

LIVERPOOL, KOMPAS.com - Pelatih Liverpool, Juergen Klopp, meminta agar para fans bersabar menunggu perayaan parade juara Liga Inggris.

Pernyataan Klopp ini keluar setelah ratusan fans Liverpool berpesta merayakan gelar juara Liga Inggris hingga menyebabkan kerusakan di beberapa fasilitas umum.

Selain di luar Stadion Anfield, fans juga banyak yang berkumpul di area pelabuhan (Pier Head) dan di dekat Liver Building, salah satu bangunan bersejarah di Liverpool.

Dikutip dari situs BBC Sport, Liver Buliding sempat terbakar dan membuat 34 orang mengalami luka-luka.

Kebakaran itu disinyalir terjadi karena beberapa fans menyalakan petasan roket.

Baca juga: Liverpool Juara Liga Inggris, Berhias Rekor Akhiri Penantian 30 Tahun

Pesta perayaan ini terjadi setidaknya dua hari berturut-turut setelah Liverpool memastikan gelar juara pada Kamis (25/6/2020) waktu setempat.

Meski maklum dengan perayaan fans Liverpool, Klopp meminta agar tidak ada lagi perkumpulan massa, apalagi sampai menyebabkan kerusakan.

"Saya adalah manusia biasa dan semangat Anda semua (fans Liverpool) adalah semangat saya juga," kata Klopp dikutip dari situs BBC Sport, Senin (29/6/2020).

"Namun, hal terpenting sekarang adalah kita tidak perlu lagi berkumpul di luar rumah. Tolong, rayakan gelar ini dengan cara yang aman dan di lingkungan pribadi Anda," tutur Klopp.

"Ketika waktunya tepat, kita akan merayakan gelar ini bersama-sama. Untuk sekarang, tolong tetap di rumah selama mungkin," ucap Klopp.

Baca juga: Liverpool Juara Liga Inggris, Juergen Klopp Ukir Sejarah

Lebih lanjut, Klopp juga kecewa dengan para fans yang tidak memedulikan aturan jam malam yang masih diterapkan pemerintah kota Liverpool.

Aturan jam malam masih berlaku di Liverpool untuk menekan penyebaran virus corona dan menghindari perkumpulan massa di pusat kota.

Klopp kecewa karena ada banyak fans yang justru membuat Liverpool tercoreng dengan berkumpul di luar rumah saat pandemi virus corona.

"Kita telah berutang banyak kepada para petugas kesehatan, kepolisian, dan pemerintah setempat yang telah bekerja keras selama pandemi ini," ujar Klopp.

Baca juga: Si Merah Liverpool Robohkan Dominasi Biru di Liga Inggris

"Kita semua telah melakukan banyak hal untuk melawan Covid-19 dan jangan sampai upaya itu menjadi sia-sia karena ulah beberapa oknum," ujar Klopp.

"Tolong rayakan momen ini di rumah sehingga tidak ada risiko penyebaran penyakit mengerikan ini di komunitas kita," ucap Klopp menambahkan.

Gelar Liga Inggris musim ini menjadi spesial untuk Liverpool. Sebab, kali terakhir Liverpool juara Liga Inggris adalah musim 1989-1990 atau sudah 30 tahun yang lalu.

Faktor itulah yang disebut menjadi alasan ratusan fans Liverpool nekat keluar rumah dan berkumpul untuk merayakan gelar juara.

Sebelumnya, Wali Kota Liverpool, Joe Anderson, juga sudah mengecam ulah para fans yang tetap berkumpul di tempat umum.

Secara khusus, Joe Anderson khawatir akan terjadi gelombang pandemi virus corona di Liverpool karena perayaan tersebut.

KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo Infografik: Six Times! Rekor Liverpool Di Liga Champions

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber BBC Sport
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+