Keberatan dengan Rapid Test, Dokter Tim Persib Sarankan PSSI Gelar Swab PCR Test

Kompas.com - 29/06/2020, 17:00 WIB
Dokter tim Persib Bandung, Rafy Ghani, membeberkan kondisi terbaru Deden Natshir di Graha Persib, Kota Bandung, Jumat (12/7/2019). KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHADokter tim Persib Bandung, Rafy Ghani, membeberkan kondisi terbaru Deden Natshir di Graha Persib, Kota Bandung, Jumat (12/7/2019).

BANDUNG, KOMPAS.com - Dokter tim Persib Bandung, Rafi Ghani, angkat bicara mengenai rencana PSSI menggelar rapid test sebelum kompetisi digelar.

Rapid test dilakukan untuk memastikan seluruh elemen tim yang akan berlaga di kompetisi bebas dari penularan virus corona.

Kegiatan rapid test tersebut juga akan dibiayai sepenuhnya oleh PSSI.

Rapid test pun menjadi salah satu bagian dari protokol kesehatan Covid-19 di sepak bola Indonesia.

Baca juga: Liga 1 2020 Dilanjutkan, Persib Berharap Bisa Kembali Berkandang di Stadion GBLA

 

Meski begitu, Rafi merasa keberatan dengan rapid test yang direncanakan PSSI. Menurut Rafi, hasil dari rapid test kurang maksimal untuk mendeteksi adanya virus dalam diri manusia.

Pasalnya, hasil dari rapid test adalah melihat sejauh mana kekuatan antibodi manusia dalam melawan virus.

Selain itu, pemeriksaan melalui jalur rapid test pun bisa merugikan Persib karena satu pemain klub berjulukan Maung Bandung itu, Wander Luiz, pernah terpapar virus corona.

"Kalau rapid test, yang kami ketahui hanya untuk mengetahui antibodi di dalam badan seseorang. Artinya, kalau diberlakukan sudah bisa dipastikan itu (Luiz) akan reaktif atau positif pada saat pemeriksaan rapid test," kata Rafi, di Mes Persib, Kota Bandung, Senin (29/6/2020).

"Jadi, mungkin poin ini sangat merugikan bagi kami, dan terkait masalah ini, sudah saya koordinasikan dengan dokter PSSI yang membuat protokol kesehatan ini," ucap dia.

Rafi mengusulkan, daripada menggelar rapid test, akan lebih efektif bila PSSI melakukan tes swab PCR.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X