Juergen Klopp Izinkan Liverpool Rayakan Juara Liga Inggris Kala Pandemi Virus Corona

Kompas.com - 28/06/2020, 10:00 WIB
Juergen Klopp menjelang laga Liverpool vs Crystal Palace yang berakhir 4-0 untuk tuan rumah di Stadion Anfield dalam lanjutan pekan ke-31 Premier League, kasta teratas Liga Inggris, Rabu (24 Juni 2020). AFP/ SHAUN BOTTERILLJuergen Klopp menjelang laga Liverpool vs Crystal Palace yang berakhir 4-0 untuk tuan rumah di Stadion Anfield dalam lanjutan pekan ke-31 Premier League, kasta teratas Liga Inggris, Rabu (24 Juni 2020).

KOMPAS.com - Juergen Klopp memberikan izin kepada para pemain Liverpool untuk membuat perayaan gelar juara Liga Inggris di tengah pandemi virus corona.

Perayaan gelar juara Liverpool di Liga Inggris diadakan setelah pertandingan antara Chelsea vs Manchester City, Jumat (26/6/2020).

Keputusan Juergen Klopp lantas menuai banyak kritik dari pihak yang menentang diadakannya perayaan gelar juara Liga Inggris.

Pihak yang mengkritik perayaan Liverpool menilai acara tersebut mengumpulkan massa dan berpotensi untuk menambah kasus Covid-19 di Inggris.

Namun, Klopp mengaku memiliki alasan tersendiri mengizinkan anak asuhnya untuk mengadakan perayaan gelar juara.

"Itu adalah hal paling minimal yang harus kami lakukan. Anda tidak bisa atau saya tidak bisa membayangkan bagaimana rasanya jika semuanya sendiri di rumah," ucap Klopp seperti dikutip BolaSport.com kutip dari Daily Mirror.

Baca juga: Takut Istri, Juergen Klopp Pernah Tolak Man United

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ya, dengan keluarga kami, tapi masih sedikit sendiri dan tanpa pemain bersama-sama, bagaimana rasanya. Jadi, (perayaan) itu sempurna. Itu terorganisir dengan sempurna," kata Klopp melanjutkan.

Pelatih asal Jerman itu memaklumi jika ada orang mengkritik perayaan gelar juara yang mereka lakukan.

Namun, Klopp mengaku telah melakukannya sesuai dengan protokol kesehatan yang ada dan berlaku di Inggris.

"Saya bisa mengerti jika orang-orang mempertanyakannya, tapi kami berada di ruang tertutup dan kami semua sudah dites dua kali dalam seminggu," ujar Klopp.

"Tidak ada orang lain di sana, tidak ada staf dapur dari hotel, tidak ada. Hanya kami, yang sekarang dites selama lima minggu, dua kali seminggu dan sejauh ini tidak ada kasus positif."

"Jika orang ingin mengkritik itu, maka itulah hidupku. Saya harus selalu mengambil hal-hal seperti ini, tapi kami pikir tidak apa-apa untuk melakukannya," tutur Klopp menambahkan.

Baca juga: Juergen Klopp Tak Tertarik Kontrak Seumur Hidup di Liverpool

Klopp juga memberikan argumen lain bahwa perayaan gelar Liga Inggris yang dilakukan sangat privat.

Mantan pelatih Borussia Dortmund itu mengaku hanya orang yang berada di Melwood selama 12 bulan terakhir yang boleh datang.

Selain itu, Klopp mengaku bahwa tidak merayakan gelar Liga Inggris adalah sesuatu yang salah.

Hal itu dikarenakan seluruh pemain dan staf Liverpool telah bersama-sama sepanjang musim dan sudah saatnya merayakan.

"Itu benar-benar malam yang privat. Hanya orang-orang yang berada di Melwood selama 12 bulan terakhir setiap hari yang di sana."

"Itulah yang membuat spesial. Kami berkumpul bersama dan kami semua berharap Chelsea meraih kemenangan. Untungnya, mereka (Chelsea) melakukannya dan pesta bisa benar-benar dimulai."

Baca juga: Liverpool Juara, Bukti Juergen Klopp Menang dalam Perjudian

"Itu adalah malam yang sangat panjang dan memang demikian. Kami pantas mendapatkannya dan kami telah bekerja keras untuk itu. Kami pantas mendapatkan momen itu tadi malam."

"Kami ingin bersama. Kami telah melalui musim yang panjang dan melaluinya bersama-sama dan tidak merayakannya dengan rekan-rekan adalah sesuatu yang salah," tutur Klopp melanjutkan.

Gelar juara Liga Inggris yang didapat Liverpool menjadi trofi ke-19 sejak klub berdiri.

Gelar Liverpool musim ini juga tercatat sebagai yang pertama sejak Liga Inggris berubah format menjadi Premier League. (Muhammad Zaki Fajrul Haq)



Sumber BolaSport
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Barcelona Ditahan Granada, Ronald Koeman Tambah Catatan Buruk

Barcelona Ditahan Granada, Ronald Koeman Tambah Catatan Buruk

Liga Spanyol
Koeman 'Sulap' Pique Jadi Penyerang Dadakan, Apa Alasannya?

Koeman "Sulap" Pique Jadi Penyerang Dadakan, Apa Alasannya?

Liga Spanyol
Jadwal Liga Italia Tengah Pekan Ini, Juventus Tersandung Lagi?

Jadwal Liga Italia Tengah Pekan Ini, Juventus Tersandung Lagi?

Liga Italia
Presiden Joko Widodo Beri Bantuan Rp 100 Juta kepada Verawaty Fajrin

Presiden Joko Widodo Beri Bantuan Rp 100 Juta kepada Verawaty Fajrin

Badminton
Performa Persib Saat Lawan Bali United Tuai Kritik, Robert Alberts Buka Suara

Performa Persib Saat Lawan Bali United Tuai Kritik, Robert Alberts Buka Suara

Liga Indonesia
Evaluasi Persebaya Usai Tumbang di Tangan PSM Makassar...

Evaluasi Persebaya Usai Tumbang di Tangan PSM Makassar...

Liga Indonesia
Jawaban Shin Tae-yong untuk Kritik Paul Munster soal Pemilihan Pemain Timnas Indonesia

Jawaban Shin Tae-yong untuk Kritik Paul Munster soal Pemilihan Pemain Timnas Indonesia

Liga Indonesia
Dapat Peringatan Keras dari Pemerintah Yunani, Petenis Tsitsipas Akhirnya Mau Divaksinasi

Dapat Peringatan Keras dari Pemerintah Yunani, Petenis Tsitsipas Akhirnya Mau Divaksinasi

Sports
Link Live Streaming Drawing Piala AFF 2020, Indonesia Bisa Segrup dengan Malaysia

Link Live Streaming Drawing Piala AFF 2020, Indonesia Bisa Segrup dengan Malaysia

Internasional
Gerakan Memukul Bola Sambil Meloncat dalam Bola Voli

Gerakan Memukul Bola Sambil Meloncat dalam Bola Voli

Sports
Profil Verawaty Fajrin, Legenda Bulu Tangkis Indonesia dengan Segudang Prestasi

Profil Verawaty Fajrin, Legenda Bulu Tangkis Indonesia dengan Segudang Prestasi

Sports
Top Skor Liga Italia - Immobile Paling Subur, Ungguli Duo Inter Milan

Top Skor Liga Italia - Immobile Paling Subur, Ungguli Duo Inter Milan

Liga Italia
Arema FC Melempem di Liga 1 2021, Manajemen Ancam Pecat Pelatih

Arema FC Melempem di Liga 1 2021, Manajemen Ancam Pecat Pelatih

Liga Indonesia
Nova Arianto Bantah Hari Nur Yulianto Dipanggil ke Timnas Indonesia

Nova Arianto Bantah Hari Nur Yulianto Dipanggil ke Timnas Indonesia

Liga Indonesia
Profil 4 Pemain Asing Bali United untuk Liga 1 2021-2022

Profil 4 Pemain Asing Bali United untuk Liga 1 2021-2022

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.