Liverpool Kecam Para Fans yang Rusak Gedung Bersejarah

Kompas.com - 27/06/2020, 21:35 WIB
Para fans Liverpool merayakan keberhasilan The Reds menjadi juara Liga Inggris 2019-2020, gelar Liga Inggris pertama klub dalam 30 tahun terakhir, di Stadion Anfield. AFP/OLI SCARFFPara fans Liverpool merayakan keberhasilan The Reds menjadi juara Liga Inggris 2019-2020, gelar Liga Inggris pertama klub dalam 30 tahun terakhir, di Stadion Anfield.

KOMPAS.com - Liverpool FC mengecam keras kelakuan sebagian fans pada perayaan juara kota di pesisir Sungai Mersey tersebut setelah The Reds memastikan diri merengkuh titel Liga Inggris 2019-2020.

Para fans Liverpool di angka ribuan berpesta dua malam penuh di luar Anfield dan di area pelabuhan, Pier Head, dekat Liver Building, salah satu ikon kota Liverpool.

Mereka merayakan akhirnya penantian 30 tahun untuk gelar juara Liga Inggris.

Akan tetapi, perayaan meriah itu tak memerhatikan sama sekali aturan physical distancing dan diwarnai dengan beberapa peluncuran petasan roket serta penyalaan cerawat.

Lewat pernyataan resmi, Liverpool bersama dengan Kepolisian Merseyside, Pemerintah Kota Liverpool, dan grup suporter Spirit of Shankly mengecam perayaan tersebut.

Baca juga: Pesta Perayaan Fan Liverpool Tak Terkendali, Bangunan Bersejarah Kebakaran

"Sepanjang pekan kemarin kami telah bekerja bersama untuk mengingatkan orang-orang bahwa region ini masih terpengaruh oleh pandemi Covid-19 dan agar para suporter merayakan kemenangan gelar LFC dengan sangat hati-hati," tulis pernyataan tersebut.

"Beberapa ribu orang datang ke Pier Head pada Jumat (26/6) dan memilih untuk tak memerhatikan panduan social distancing dan membahayakan keselamatan publik. Kota kami masih berada dalam krisis kesehatan publik dan perilaku ini tak bisa diterima."

Pernyataan tersebut juga menyorot insiden di mana ada kembang api roket ditembakkan ke balkon di Liver Building.

Kembang api roket tersebut menyebabkan api kecil menjalar di balkon bangunan bersejarah tersebut sebelum dipadamkan pemadam kebakaran lokal.

"Kami tak bisa cukup menekankan bahwa kelakuan seperti ini sangat tak bisa diterima dan mereka yang menyalakan kembang api serta cerawat di tengah umum membahayakan orang-orang sekitar mereka,'" tutur pernyataan tersebut.

Baca juga: Angka dan Fakta di Balik Liverpool Juara Liga Inggris

"Jelas bahwa kita masih berada dalam krisis kesehatan publik dan perlu bekerja sama dengan publik di Merseyside untuk mencegah penularan Covid-19."

Liver Building atau Royal Liver Building merupakan landmark kota Liverpool dan bagian dari Warisan Dunia UNESCO.

Gedung setinggi 13 lantai tersebut dibuka pada 1911 sebagai markas grup Asuransi Royal Liver.

Kedua menara di gedung tersebut menjadi rumah bagi dua burung Liver di mana satu burung memandang ke arah kota dan satu lagi ke arah laut.

Baca juga: Liverpool Juara Liga Inggris, Berhias Rekor Akhiri Penantian 30 Tahun

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X