Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Liverpool Juara Liga Inggris, Klopp Sukses Menghancurkan Berbagai Dominasi

Kompas.com - 26/06/2020, 09:53 WIB
Ferril Dennys

Penulis

KOMPAS.COM - Liverpool berhasil menjuarai Liga Inggris musim 2019-2020.

Kepastian Liverpool menjadi kampiun terjadi seusai Manchester City kalah dari Chelsea dengan skor 1-2 pada Kamis (25/6/2020).

Kekalahan tersebut membuat Man City yang berada di peringkat kedua (63 poin) tidak bisa menyalip Liverpool di peringkat pertama (86 poin) dengan 7 laga tersisa.

Kesuksesan Liverpool merengkuh gelar ke-19 Liga Inggris berkat kejeniusan Juergen Klopp sejak datang ke Stadion Anfield pada Oktober 2015.

Sekaligus menjadi sebuah pengakuan bahwa Klopp berhasil menghancurkan berbagai dominasi yang terjadi di Liga Inggris. 

Pertama, Klopp menjadi pelatih Jerman pertama yang sukses meraih gelar juara Liga Inggris. Sebelumnya, tak ada satu pun pelatih asal Jerman yang berhasil menjuarai Liga Inggris. 

Gelar Liga Inggris didominasi oleh pelatih asal Inggris, Skotlandia, Perancis, Italia, Portugal, dan Spanyol. 

Baca juga: 7 Momen Emas Perjalanan Liverpool Juara Liga Inggris 2019-2020

Kemudian keberhasilan pelatih berusia 53 tahun itu sekaligus menghancurkan dominasi Italia dan Spanyol dalam 5 musim terakhir.

Dua pelatih asal Italia, Claudio Ranieri, dan Antonio Conte, secara bergantian mampu meraih gelar juara.

Seusai Claudio Ranieri membawa Leicester City juara 2015-2016, giliran Conte yang berpesta gelar juara pada musim berikutnya.

Setelah kedua pelatih asal Italia tersebut, giliran Josep "Pep, Guardiola yang berjaya karena sukses membawa Manchester City meraih gelar Liga Inggris secara beruntun pada 2017-2018 dan 2018-2019.

Selain itu, Klopp juga mampu membawa warna merah kembali berjaya. Terakhir kali tim berwarna merah menjadi juara adalah Manchester United pada musim 2010-2011.

Setelah itu, tim dengan seragam kebesaran berwarna biru mendominasi Premier League setelah Manchester City, Chelsea, dan Leicester City menjadi juara.

Nah prestasi lain dari Klopp adalah catatan kemenangannya. Dari 256 laga, Klopp sukses mempersembahkan 157 kemenangan. Sisanya, 56 kali seri dan 43 menelan kekalahan.

Dari 157 kemenangan tersebut telah melahirkan trofi Liga Champions (2018-2019), Piala Super Eropa (2019), dan Piala Dunia Antarklub (2019),

Sulit dimungkiri, kemampuan menemukan dan mengembangkan bakat potensial adalah kelebihan utama Klopp.

Hal tersebut dinilai wajar jika melihat latar belakang pendidikan formal sang juru taktik.

Berdasarkan pemberitaan Kompas.com pada 2013, Klopp merupakan lulusan Ilmu Keolahragaan dengan gelar diploma dari Universitas Goethe, Frankfurt.

Jauh sebelum merengkuh kesuksesan bersama Liverpool, potensi kepelatihan Klopp mulai tercium pada pengujung kariernya sebagai pemain di klub asal Jerman, FSV Mainz 05.

Terbukti, dia langsung ditunjuk sebagai pelatih kepala Mainz 05 setelah menyatakan pensiun sebagai pemain di klub yang telah ia bela sejak 1990-2001 itu.

Kala menukangi Mainz 05, Klopp sukses membawa klub berjuluk Nullfuenfer itu promosi dari Bundeliga 2 ke kompetisi teratas Liga Jerman, hingga tampil di Piala UEFA 2005-2006.

Prestasi Klopp bersama Mainz 04 disusul ketertarikan dari Borussia Dortmund yang kemudian mengontraknya pada Juli 2008.

Bersama Dortmund, nama Juergen Klopp mulai dikenal publik pencinta sepak bola, terlebih ketika dirinya suskes merengkuh trofi Bundeliga dalam dua musim beruntun (2010/11-2011/12) dan tiga trofi domestik lainnya.

Dia juga sempat membawa Dortmund ke final Liga Champions 2012-2013. Namun, kala itu Dortmund era Klopp takluk dari rival senegara, Bayern Muenchen.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Klasemen Piala Asia U23 2024: Qatar Puncaki Grup A Usai Bekuk Indonesia

Klasemen Piala Asia U23 2024: Qatar Puncaki Grup A Usai Bekuk Indonesia

Timnas Indonesia
Hasil Timnas U23 Indonesia Vs Qatar: Penalti, 2 Kartu Merah, Garuda Kalah

Hasil Timnas U23 Indonesia Vs Qatar: Penalti, 2 Kartu Merah, Garuda Kalah

Timnas Indonesia
HT Qatar Vs Indonesia: Garuda Terhalang Tiang, Kemasukan Gol Penalti

HT Qatar Vs Indonesia: Garuda Terhalang Tiang, Kemasukan Gol Penalti

Timnas Indonesia
Liverpool Kalah Lagi di Anfield, Klopp Merasa seperti Sampah

Liverpool Kalah Lagi di Anfield, Klopp Merasa seperti Sampah

Liga Inggris
Susunan Pemain Qatar Vs Indonesia: Marselino Jadi Harapan, Ivar Jenner Starter

Susunan Pemain Qatar Vs Indonesia: Marselino Jadi Harapan, Ivar Jenner Starter

Timnas Indonesia
Persita Terus Percaya, Persib Ditahan 3-3, Raih Poin Berharga

Persita Terus Percaya, Persib Ditahan 3-3, Raih Poin Berharga

Liga Indonesia
Hasil Liga 1: Bali United Dikejutkan Persikabo, 16 Gol dalam 3 Laga

Hasil Liga 1: Bali United Dikejutkan Persikabo, 16 Gol dalam 3 Laga

Liga Indonesia
Link Live Streaming Qatar Vs Indonesia di Piala Asia U23, Kickoff Pukul 22.30 WIB

Link Live Streaming Qatar Vs Indonesia di Piala Asia U23, Kickoff Pukul 22.30 WIB

Timnas Indonesia
Kejadian yang Diduga Picu Evan Ndicka Kolaps pada Udinese Vs Roma

Kejadian yang Diduga Picu Evan Ndicka Kolaps pada Udinese Vs Roma

Liga Italia
Presiden FIFA Ikut Rayakan Gol Inter, Disebut Tak Hormati Cagliari

Presiden FIFA Ikut Rayakan Gol Inter, Disebut Tak Hormati Cagliari

Liga Italia
Persib Kehilangan Tripoin di Depan Mata, Pertahanan bak Masih Liburan

Persib Kehilangan Tripoin di Depan Mata, Pertahanan bak Masih Liburan

Liga Indonesia
Persikabo Vs Bali United, Pasukan Djanur Bermain untuk Harga Diri

Persikabo Vs Bali United, Pasukan Djanur Bermain untuk Harga Diri

Liga Indonesia
Leverkusen Juara, dari Zona Degradasi ke Trofi, Keajaiban Alonso dalam 557 Hari

Leverkusen Juara, dari Zona Degradasi ke Trofi, Keajaiban Alonso dalam 557 Hari

Bundesliga
Hasil Persita Vs Persib 3-3: Drama 6 Gol, Aksi Akrobatik Tahan Maung

Hasil Persita Vs Persib 3-3: Drama 6 Gol, Aksi Akrobatik Tahan Maung

Liga Indonesia
Prediksi Persita Vs Persib, Alasan Laga Akan Diwarnai Hujan Gol

Prediksi Persita Vs Persib, Alasan Laga Akan Diwarnai Hujan Gol

Liga Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com