Kompas.com - 25/06/2020, 23:59 WIB
Salah satu sudut Kota Liverpool. Kota ini tidak melulu soal sepak bola dan musik. Kota ini juga menyajikan keindahan bangunan arsitektur Victorian yang mendominasi pusat kota dan karya seni kontemporer. KOMPAS/PRASETYO EKO PRIHANANTOSalah satu sudut Kota Liverpool. Kota ini tidak melulu soal sepak bola dan musik. Kota ini juga menyajikan keindahan bangunan arsitektur Victorian yang mendominasi pusat kota dan karya seni kontemporer.

"Inggris juga masih harus menjawab masalah di Republik Irlandia yang menggerus ekonomi negara," ungkap Joe Moran.

Goncangan ekonomi di Inggris sudah barang tentu ikut melanda Liverpool.

Pada periode 1980-an bahkan hingga 1990-an, Liverpool dilanda kondisi meningkatnya jumlah pengangguran.

"Usai lengsernya Thatcher, Inggris mesti beradaptasi dengan penyesuaian ekonomi dari manufaktur tradisional yang mementingkan pelayanan ke ekonomi berorientasi pelanggan," kata Joe Moran lagi.

Liverpool, Juergen Klopp dan Dejan Lovren.CATHERINE IVILL / GETTY IMAGES EUROPE / GETTY IMAGES VIA AFP Liverpool, Juergen Klopp dan Dejan Lovren.

Pada masa transisi inilah, aku Joe Moran, khususnya warga Liverpool, menjalani masa-masa sulit.

Maka, sebagai tontonan yang memberikan pelepasan dari kepenatan hidup, sepak bola menjadi pilihan warga kebanyakan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Laga-laga Liverpool kala itu diminati warga masyarakat.

Sadio Mane (kiri) dan Roberto Firmino (tengah) ikut merayakan gol Mohamed Salah (tengah) pada laga Liverpool vs Crystal Palace di Stadion Anfield dalam lanjutan pekan ke-31 Premier League, kasta teratas Liga Inggris, Rabu (24 Juni 2020).AFP/ PHIL NOBLE Sadio Mane (kiri) dan Roberto Firmino (tengah) ikut merayakan gol Mohamed Salah (tengah) pada laga Liverpool vs Crystal Palace di Stadion Anfield dalam lanjutan pekan ke-31 Premier League, kasta teratas Liga Inggris, Rabu (24 Juni 2020).

Apalagi tatkala sedikit demi sedikit, LIverpool bisa merangkak ke tangga juara.

"Kemenangan Liverpool adalah pemuas dahaga karena kota ini sudah melalui waktu-waktu yang berat dalam menjalani kehidupannya," pungkas Joe Moran.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X