Jelang Piala Asia 2020, Kekuatan Timnas U-16 Indonesia Diwaspadai China-Jepang

Kompas.com - 23/06/2020, 06:20 WIB
Timnas U-16 Indonesia bersama pelatih Bima Sakti merayakan keberhasilan lolos ke putaran final Piala Asia U-16 2020 seusai bermain imbang melawan China di Stadion Utama Gelora Bung Karno, 22 September 2019. PSSI/HERKA YANIS PANGARIBOWOTimnas U-16 Indonesia bersama pelatih Bima Sakti merayakan keberhasilan lolos ke putaran final Piala Asia U-16 2020 seusai bermain imbang melawan China di Stadion Utama Gelora Bung Karno, 22 September 2019.
|

KOMPAS.com – Kekuatan timnas U-16 Indonesia mulai diwaspadai China dan Jepang di ajang Piala Asia U-16 2020.

Dalam hasil undian grup, tim nasional U-16 Indonesia bertemu lawan berat sekelas China, Jepang, dan Arab Saudi di Grup D Piala Asia U-16 2020.

Jelang ajang Piala Asia U-16, pelatih lawan mulai mewaspadai persaingan keras yang akan dihadapi di Grup D Piala Asia U-16 2020.

Pelatih timnas U-16 China, Antonio Puche Vicente, menyatakan lawan-lawan yang akan dihadapi anak asuhnya sangat kuat.

Baca juga: Riwayat Calon Lawan Timnas U-16 Indonesia di Piala Asia U-16 2020

"Masing-masing pertandingan di fase grup akan sangat sulit bagi kami karena lawan-lawan kami sangatlah kuat," ujar Vicente, dikutip dari situs resmi AFC, akhir pekan lalu.

"Mereka mempunyai taktik dan gaya bermain yang berbeda-beda. Ini akan menimbulkan tantangan serius bagi kami untuk tampil menyerang," ucap pelatih asal Spanyol tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain Puche Vicente, pelatih timnas U-16 Jepang, Yoshiro Moriyama, juga menyampaikan kewaspadaan serupa.

Menurut Yoshiro Moriyama, Indonesia, China, dan Arab Saudi akan menjadi lawan yang tak mudah.

Baca juga: Timnas U-16 Indonesia Masuk Grup Neraka, Bima Sakti Tetap Optimistis

Bagi Yoshiro Moriyama, Piala Usia U-16 2020 adalah kesempatan ketiga bagi dirinya setelah mencicipi turnamen serupa pada edisi 2016 dan 2018.

Pada edisi 2018, Yoshiro Moriyama sukses mengantarkan Jepang menjadi kampiun Piala Asia U-16 2018 di Malaysia.

"Saya kira semua negara akan menghadapi pertandingan sulit dan tim yang sama kuat," ujar Yoshiro, dikutip dari Soccer Digest, (18/6/2020).

"Ini menjadi tantangan ketiga buat saya setelah tahun 2016 dan 2018," katanya.

Baca juga: Pengaruh Shin Tae-Yong dalam Persiapan Timnas U-16 Indonesia

Yoshiro juga mengungkapkan kekhawatirannya soal persiapan menuju Piala Asia U-16 2020 yang terganggu oleh pandemi virus corona atau Covid-19.

"Persiapan kali ini akan berbeda karena adanya pengaruh virus corona," ucapnya.

"Saya hanya akan mengandalkan pengalaman dari dua penyelenggaraan sebelumnya. Saya akan berusaha semaksimal mungkin menyiapkan tim di tengah situasi yang sulit ini," katanya.

China bakal bentrok dengan Indonesia pada 30 November. Sementara itu, Jepang akan menghadapi Indonesia pada laga terakhir fase grup, yaitu pada 3 Desember 2020. (Mukhammad Najmul Ula)



Sumber BolaSport
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X