Arema FC Rilis 4 Poin Protokol Kesehatan untuk Sambut Kelanjutan Kompetisi

Kompas.com - 22/06/2020, 19:20 WIB
Memasuki new normal, seusai latihan kiper Arema FC langsung menjemur sarung tangan sebelum dibawa pulang. KOMPAS.com/Suci RahayuMemasuki new normal, seusai latihan kiper Arema FC langsung menjemur sarung tangan sebelum dibawa pulang.

MALANG, KOMPAS.com - Arema FC merilis protokol yang akan digunakan sebagai pedoman kesehatan untuk menjalani kegiatan tim selama masa new normal.

Protokol itu merupakan bagian dari persiapan tim terkait dilanjutkannya kompetisi Liga 1 2020 pada bulan September atau Oktober nanti.

Pedoman tersebut diberi nama ‘Protokol Medis Internal Masa Pandemi’.

Baca juga: Demi Melanjutkan Liga 1 2020, Arema FC Siap Jajal Jawa-Bali

 

Protokol tersebut disusun oleh dokter tim Arema FC, yakni dr Nanang Tri Wahyudi.

Protokol tersebut langsung disebarkan kepada pemain, pelatih, dan ofisial lainnya.

"Alhamdulillah tim dokter sudah menyusun protokol kesehatan untuk semua elemen di Arema FC. Namun, kepatuhan dan tanggung jawabnya tentu diberikan kepada pribadi masing-masing dalam menjalankannya," kata Media Officer Arema FC, Sudarmaji.

Dalam protokol tersebut ada empat poin utama, di mana tiga di antaranya adalah protokol yang akan digunakan dalam kegiatan tim sehari-hari.

Poin pertama adalah masalah pemanggilan kembali pemain dari masa libur.

Semua pemain yang berasal dari luar daerah diwajibkan untuk menjalani tes. Selain itu, mereka juga diwajibkan untuk menjalani karantina mandiri sebelum bergabung dengan tim.

Protokol ini dimaksudkan agar tim benar-benar steril dari Covid-19.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X