Kompas.com - 21/06/2020, 18:45 WIB
PSSI, Shin Tae-yong, beserta jajaran pelatih timnas Indonesia. DOK. PSSIPSSI, Shin Tae-yong, beserta jajaran pelatih timnas Indonesia.

Pria yang akrab disapa Bung Towel itu menyebut ketidaknyamanan Shin bisa hadir dari mana saja.

Akan tetapi, kalau sudah ada satu nama yang disebutkan, tentu saja itu satu faktornya.

Baca juga: Pengamat: Karier Shin Tae-yong di Timnas Indonesia Mendekati Akhir

Sementara itu, Bung Towel juga menyayangkan sikap PSSI yang dianggap keliru merespons tanggapan dari Shin Tae-yong dengan membentuk Satgas Timnas Indonesia.

"Karena Shin Tae-yong yang keras dan apa adanya direspons PSSI dengan membentuk Satgas Timnas," ujar Bung Towel.

"Situasinya enggak jadi adem, jadi panas. Sekarang juga muncul ancaman dipecat kalau tidak cepat datang," kata dia lagi.

"Ini yang membuat Shin makin tidak nyaman," tutur Bung Towel menegaskan.

"Respons PSSI juga begitu bahwa mereka pemberi kerja, sedangkan Shin penerima kerja." 

Berdasarkan sudut pandangnya, agak keliru jika federasi sekelas PSSI yang membentuk Satgas demi mengevaluasi kinerja pelatih yang mampu mengantarkan Korea Selatan Tembus Piala Dunia 2018.

Bagi Bung Towel, pembentukan Satgas justru bakal memperkeruh hubungan antara PSSI dan Shin Tae-yong yang nantinya berdampak pada kelanjutan program timnas Indonesia.

Baca juga: Balik Sindir, Indra Sjafri Sebut Shin Tae-yong Pelatih Congkak

"Bagaimana kalau tidak harmonis. Prediksi saya, tinggal dipecat atau mundur. Dengan kronologis yang sedang berjalan seperti ini," ujar Bung Towel.

"Ada pernyataan Shin Tae-yong, publik tahu, ada masalah dalam persiapan timnas, dalam hal ini hubungan federasi dengan pelatih."

"Ada respons PSSI, lewat satgas. Pendekatannya seperti itu. Ada ancaman dipecat. Ini membuat situasi makin tidak nyaman bagi Shin Tae-yong," Tutur Bung Towel mengakhiri.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pengamat: Karier Shin Tae-yong di Timnas Indonesia Mendekati Akhir," Editor: Nirmala Maulana Achmad

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kekecewaan Terbesar Romelu Lukaku Usai Inter Milan Juara Liga Italia

Kekecewaan Terbesar Romelu Lukaku Usai Inter Milan Juara Liga Italia

Liga Italia
Klub Serie B Milik Djarum Group, Como 1907, Siap Rekrut Pelatih Berbakat Asal Indonesia

Klub Serie B Milik Djarum Group, Como 1907, Siap Rekrut Pelatih Berbakat Asal Indonesia

BrandzView
Real Madrid Siap Lepas Hazard, Si Kaki Kaca Seharga Rp 2 Triliun

Real Madrid Siap Lepas Hazard, Si Kaki Kaca Seharga Rp 2 Triliun

Liga Spanyol
Pengakuan Romelu Lukaku soal Hubungannya dengan Zlatan Ibrahimovic

Pengakuan Romelu Lukaku soal Hubungannya dengan Zlatan Ibrahimovic

Liga Italia
Belum Ambil Langkah, Arema FC Sebut Sponsor Masih Tunggu Momentum

Belum Ambil Langkah, Arema FC Sebut Sponsor Masih Tunggu Momentum

Liga Indonesia
Prediksi Line Up Man City Vs Chelsea, The Blues Rotasi di Laga Krusial

Prediksi Line Up Man City Vs Chelsea, The Blues Rotasi di Laga Krusial

Liga Inggris
Barcelona Vs Atletico - Lagi, Messi dkk Berlaga Tanpa Koeman

Barcelona Vs Atletico - Lagi, Messi dkk Berlaga Tanpa Koeman

Liga Spanyol
Juventus Vs AC Milan, Doa Buruk Bintang Muda Bianconeri untuk Ibrahimovic

Juventus Vs AC Milan, Doa Buruk Bintang Muda Bianconeri untuk Ibrahimovic

Liga Italia
Persebaya Tidak Tanggapi Serius Polemik Regulasi Baru yang Bikin Gaduh

Persebaya Tidak Tanggapi Serius Polemik Regulasi Baru yang Bikin Gaduh

Liga Indonesia
Daftar Juara Liga Europa dalam 10 Tahun Terakhir

Daftar Juara Liga Europa dalam 10 Tahun Terakhir

Sports
Liga 1 2021 Tanpa Degradasi, Madura United Ingin Kompetisi Kompetitif

Liga 1 2021 Tanpa Degradasi, Madura United Ingin Kompetisi Kompetitif

Liga Indonesia
Direktur Mandalika Racing Team: Kami Punya 'Feeling' Bagus soal Dimas Ekky

Direktur Mandalika Racing Team: Kami Punya "Feeling" Bagus soal Dimas Ekky

Motogp
Prediksi Line Up Barcelona Vs Atletico, Duel Tim Penantang Gelar

Prediksi Line Up Barcelona Vs Atletico, Duel Tim Penantang Gelar

Liga Spanyol
Keluarga Glazers Akhirnya Minta Maaf dan Tampung Tuntutan Fans Man United

Keluarga Glazers Akhirnya Minta Maaf dan Tampung Tuntutan Fans Man United

Liga Inggris
Barcelona Vs Atletico - Blaugrana Siapkan Kejutan untuk Luis Suarez

Barcelona Vs Atletico - Blaugrana Siapkan Kejutan untuk Luis Suarez

Liga Spanyol
komentar di artikel lainnya
Close Ads X