Profil Shin Tae-yong, dari Bawa Korsel Kalahkan Jerman hingga Riuh dengan PSSI-Indra Sjafri

Kompas.com - 21/06/2020, 11:44 WIB
Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong memberikan instruksi saat seleksi pemain Timnas Indonesia U-19 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Senin (13/1/2020). Sebanyak 51 pesepak bola hadir mengikuti seleksi pemain Timnas U-19 yang kemudian akan dipilih 30 nama untuk mengikuti pemusatan latihan di Thailand. ANTARA FOTO/HAFIDZ MUBARAK APelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong memberikan instruksi saat seleksi pemain Timnas Indonesia U-19 di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Senin (13/1/2020). Sebanyak 51 pesepak bola hadir mengikuti seleksi pemain Timnas U-19 yang kemudian akan dipilih 30 nama untuk mengikuti pemusatan latihan di Thailand.

KOMPAS.com - Pelatih tim nasional Indonesia, Shin Tae-yong, beberapa hari belakangan ini ramai diperbincangkan di Tanah Air, khususnya pencinta sepak bola.

Mantan pelatih timnas Korea Selatan pada Piala Dunia 2018 itu sedang terlibat adu argumen dengan PSSI dan Direktur Teknik Indra Sjafri.

Hal itu terkait komentar Shin Tae-yong tentang PSSI berubah terkait visi misi dan menyebut Indra Sjafri sebagai seorang yang indisipliner.

Shin Tae-yong menyebut bahwa seiring berjalannya waktu, visi misi PSSI berubah dan tidak seperti yang dijanjikan pada awal sewaktu Shin berkeyakinan bahwa PSSI mau membantu dirinya.

"Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengatakan ingin memberi dukungan penuh terhadap program saya pada awal kontrak di wawancara media lokal," tutur Shin Tae-yong dikutip dari Naver Sports.

Baca juga: Kemenpora Angkat Bicara soal Polemik Shin Tae-yong dengan PSSI

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Maka dari itu, saya memilih tantangan ini karena tertarik visi dan kemampuannya. Namun, sikapnya berubah, padahal di awal seperti ingin memberi dukungan penuh," ujarnya.

Selain menyebut PSSI sudah berubah terkait visi misi, Shin Tae-yong juga berbeda pandangan soal pemusatan latihan (TC) timnas Indonesia U-19.

Sang juru taktik berusia 51 tahun itu mengusulkan TC timnas U-19 di negaranya, Korea Selatan. Namun, usulan tersebut ternyata bertentangan dengan PSSI. PSSI meminta agar TC timnas Indonesia U-19 digelar di Indonesia.

Sementara itu, terkait Shin menyebut Indra Sjafri sebagai indisipliner dimulai saat mantan pelatih timnas U-19 itu ditunjuk sebagai asisten Shin.

Baca juga: Duduk Perkara Perang Jarak Jauh PSSI Vs Shin Tae-yong

Ketika itu, Indra Sjafri yang menemani Shin di Thailand dalam TC timnas U-19 meminta izin kepada staf timnas untuk pulang lebih dulu karena ingin menghadiri resepsi pernikahan anak Rahmad Darmawan.

Halaman:


Sumber BolaSport
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.