Giliran Wali Kota Napoli Naik Pitam

Kompas.com - 19/06/2020, 22:10 WIB
Suporter Napoli masuk ke lapangan saat merayakan keberhasilan tim idolanya menjuarai Coppa Italia, Sabtu (5/5/2014). FILIPPO MONTEFORTE / AFPSuporter Napoli masuk ke lapangan saat merayakan keberhasilan tim idolanya menjuarai Coppa Italia, Sabtu (5/5/2014).

NAPOLI, KOMPAS.com - Wali Kota Napoli Luigi De Magistris membantah tudingan otoritas kesehatan Italia dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tentang kecorobohan suporter Napoli tatkala merayakan kemenangan Napoli di Coppa Italia pada Rabu (17/6/2020).

Di Final Coppa Italia Napoli memenangi laga melalui babak adu penalti dengan skor akhir 4-2.

Baca juga: Noda Kecerobohan Fans di Tengah Kemenangan Napoli

Kemenangan yang dinanti sejak enam tahun silam menjadi ajang pesta ribuan pendukung klub di jalanan Napoli hingga Kamis (18/6/2020) subuh.

Pelatih Napoli, Gennaro Gattuso, merayakan kemenangan di final Coppa Italia atas Juventus bersama para staffnya, Kamis (18/6/2020) dini hari WIB.AFP/FILIPPO MONTEFORTE Pelatih Napoli, Gennaro Gattuso, merayakan kemenangan di final Coppa Italia atas Juventus bersama para staffnya, Kamis (18/6/2020) dini hari WIB.

Padahal, laga di Stadion Olimpiade Roma digelar dengan protokol ketat pencegahan corona yakni laga tanpa disaksikan penonton langsung di stadion.

Masker

ilustrasi maskerreuters.com ilustrasi masker

Otoritas kesehatan Italia mencatat keriaan itu diwarnai dengan pesta kembang api dan kerumunan banyak orang.

"Bahkan banyak yang tidak menggunakan masker wajah," kata Asisten Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Donia (WHO) Ranieri Guerra.

Ilustrasi lockdownSHUTTERSTOCK/P.Khamgula Ilustrasi lockdown

"Kecorobohan fans Napoli," kata Guerra melanjutkan.

Lebih lanjut, Guerra mengatakan otoritas kesehatan mengambil kebijakan untuk tidak memberi izin bagi suporter merayakan kemenangan sebagaimana tingkah laku para pendukung Napoli.

Para pemain Napoli, Elseid Hysaj, David Ospina, Nikola Maksimovic, dan Giovanni Di Lorenzo merayakan setelah Napoli mencetak gol penyeimbang selama pertandingan sepak bola leg kedua semifinal Piala Italia (Coppa Italia), Napoli vs Inter Milan pada 13 Juni 2020 di stadion San Paolo di MilanAFP/FILIPPO MONTEFORTE Para pemain Napoli, Elseid Hysaj, David Ospina, Nikola Maksimovic, dan Giovanni Di Lorenzo merayakan setelah Napoli mencetak gol penyeimbang selama pertandingan sepak bola leg kedua semifinal Piala Italia (Coppa Italia), Napoli vs Inter Milan pada 13 Juni 2020 di stadion San Paolo di Milan

"Mereka menunjukkan perilaku membahayakan," kecam Deputi Menteri Kesehatan Italia Sandra Zampa.

Terkini, pandemi corona telah mengakibatkan 35.000 warga Italia meninggal dunia.

Sementara, di wilayah Campania, termasuk Napoli di dalamnya, tercatat 431 kematian akibat corona.

Iring-iringan kendaraan militer ketika membawa peti jenazah korban meninggal virus corona di kota Bergamo, Italia.Sky News Iring-iringan kendaraan militer ketika membawa peti jenazah korban meninggal virus corona di kota Bergamo, Italia.

Menurut De Magistris yang naik pitam gegara kritikan itu, para pihak tidak mengetahui hal sebenarnya di Napoli.

"Kritikan itu berlebihan," kata De Magistris.

Josip Ilicic merayakan gol yang ia cetak pada laga Valencia vs Atalanta yang digelar di Estadio de Mestalla, Rabu (11/3/2020) dini hari WIB.AFP/POOL UEFA Josip Ilicic merayakan gol yang ia cetak pada laga Valencia vs Atalanta yang digelar di Estadio de Mestalla, Rabu (11/3/2020) dini hari WIB.

Menurutnya, justru lebih banyak fans Napoli merayakan kemenangan di rumah.

Luigi De Magistris menambahkan data bahwa sejak Juni, Napoli mencatatkan angka nol pada pertumbuhan kasus Covid-19.

Ilustrasi corona virus (Covid-19)shutterstock Ilustrasi corona virus (Covid-19)

Fans Napoli, kata De Magistris, hanya berkumpul di stasiun utama kota itu untuk menjemput para pemain Napoli dan ofisial serta pelatih kembali dari Roma.

Sementara itu, pemerintah Italia sudah mengizinkan Serie A melanjutkan kembali kompetisi mulai Sabtu (20/6/2020).

Ilustrasi: virus corona juga merebak di Eropa. Warga-warga mengenakan masker.Shutterstock Ilustrasi: virus corona juga merebak di Eropa. Warga-warga mengenakan masker.



Sumber FirstPost
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X