Manfaatkan Waktu Luang, Bek Kiri Persib Pilih Jadi Podcaster

Kompas.com - 17/06/2020, 16:00 WIB
Bek sayap Persib Bandung, Zalnando. KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHABek sayap Persib Bandung, Zalnando.

BANDUNG, KOMPAS.com - Selain Youtube, Podcast atau siniar merupakan salah satu platform dalam dunia digital komunikasi saat ini, yang banyak diakses oleh masyarakat, khususnya kaum milenial.

Populernya podcast pada saat ini membuat banyak orang, terutama para influencer memanfaatkan podcast sebagai medium pemberian informasi kepada masyarakat.

Baca juga: Kayuhan Sepeda yang Antar Pelatih Persib Tembus Skuad Senior AFC Ajax

Bek kiri Persib Bandung, Zalnando, juga ikut dalam arus utama penggunaan podcast. Zalnando saat ini tengah mencoba peruntungan menjadi podcaster, dengan akun UnStory.

Baginya,  membuat konten informatif melalui podcast merupakan upaya mengisi waktu luang dengan kegiatan yang bermanfaat.

Seperti diketahui, saat ini aktivitas sepak bola Indonesia tengah ditangguhkan karena wabah virus corona. Hal tersebut, yang kemudian membuat seluruh pesepak bola di Indonesia jadi lebih memiliki waktu luang.

Sebab aktivitas sepak bola para pemain kini hanya menjalani latihan mandiri di rumah untuk menjaga kebugarannya. Enggan waktunya terbuang begitu saja, Zalnando pun memilih memanfaatkannya dengan menjajal dunia podcast.

"Sebenarnya sudah dari tahun 2017 saya main podcast ini. Hanya, karena kesibukan di sepak bola, makanya belum intens. Baru sekarang mulai intens lagi, ya hitung-hitung mengisi waktu luang dengan kegiatan yang bermanfaat," kata Zalnando, saat dihubungi wartawan melalui sambungan telepon, Rabu (17/6/2020).

Konten dalam podcast Zalnando lebih banyakan membahas seputar sudut pandangnya mengenai sepak bola. Hanya saja, Zalnando juga menyisipkan beberapa konten motivasi di dalamnya.

Menurut Zalnando, tujuan menyisipkan konten motivasi, adalah untuk memberikan motivasi bagi para pesepak bola muda yang sedang meniti karier.

Selain itu, ada berbagai kiat juga yang disampaikan Zalnando dalam podcastnya itu. Salah satunya, mengenai pentingnya pendidikan bagi pesepak bola.

Zalnando menilai, masih ada pesepak bola yang abai dengan pendidikannya. Padahal, pendidikan adalah elemen yang sangat penting dalam kehidupan manusia, tak terkecuali bagi pesepak bola.

"Karena ada juga kan yang sangking fokusnya main bola, malah jadi melupakan pendidikan. Padahal kan pendidikan juga penting. Terus ada pengalam pribadi juga, jadi ada anak teman orang tua yang ingin main bola tapi belajarnya males-malesan. Sebaiknya jangan seperti itu," tutur Zalnando.

Podcast Zalnando tayang di platform musik digital Spotify dan Anchor fm. Zalnando mengatakan, untuk saat ini waktu penayangan podcastnya memang belum konsisten. Namun dia mencoba untuk setidaknya bisa menayangkan satu konten podcast pada setiap pekannya.

"Target saya bisa seminggu sekali tayang, tapi tetap diusahakan. Karena kebagi-bagi juga fokusnya, belum kalau nanti sudah mulai kompetisi, bakal lebih susah lagi," ungkap Zalnando.

Mantan pemain Sriwijaya FC itu berencana mengembangkan konten informasi di dalam podcastnya.

Zalnando saat ini tengah mematangkan konsep untuk melakukan kolaborasi bersama para ahli di bidang sepak bola. Dia juga berencana mengajak sejumlah pemain Persib untuk berkolaborasi di konten podcast miliknya.

"Pasti ada keinginan untuk lebih eksplore lagi. Ya, inginnya kolaborasi sama ahli, kaya fisioterapis buat bahas cedera. Tapi sama pemain juga, pengen bikin sama (Abdul) Aziz, karena banyak yang belum tahu juga soal sudut pandang Aziz," tutur Zalnando.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X