Kompas.com - 15/06/2020, 12:20 WIB

KOMPAS.com - Bintang PSS Sleman, Irfan Bachdim, masih ingin membela Persib Bandung atau Persija Jakarta meski dulu pernah ditolak seleksi saat masih muda.

Hal itu diungkapkan Irfan Bachdim ketika menjadi bintang tamu di kanal YouTube Hanif & Rendy Show.

Irfan Bachdim merupakan pemain yang sempat menimba ilmu sepak bola di Belanda bersama FC Utrecht hingga Ajax Amsterdam.

Pada 2009, Irfan Bachdim memutuskan meninggalkan Belanda untuk mencoba peruntungan di Indonesia.

Baca juga: Cerita Irfan Bachdim Diperlakukan Rasial karena Punya Darah Indonesia

Persib menjadi tujuan pertama Irfan Bachdim. Karena masih muda, Irfan Bachdim kala itu harus mengikuti seleksi terlebih dahulu.

Namun, Irfan Bachdim gagal karena kemampuannya belum memuaskan manajemen Persib.

"Saya dulu tes di Bandung. Persib saat itu menilai kualitas saya masih belum cukup. Saya saat itu juga masih muda sekitar 20 atau 21 tahun," kata Irfan Bachdim.

Gagal di Persib Bandung, Irfan Bachdim mencoba peruntungan di Persija Jakarta yang kala itu dilatih oleh Benny Dollo.

Irfan Bachdim mengaku bisa meyakinkan Benny Dollo, tetapi manajemen Persija Jakarta tidak mau mengambil risiko memberi kontrak.

Menurut Irfan Bachdim, Persija menolak karena menilai postur dan usianya kurang ideal.

Baca juga: Sisi Lain Irfan Bachdim, Bangun Panti Asuhan demi Wujudkan Mimpi Sang Ayah

"Setelah Persib, saya pergi ke Persija. Saat itu, Persija dilatih Benny Dollo dan memiliki tim bagus karena diperkuat Abanda Herman, Bambang Pamungkas, hingga Ismed Sofyan," ujar Irfan Bachdim.

"Waktu itu, Benny Dollo menilai saya cocok bermain untuk Persija. Namun, manajemen Persija menilai saya terlalu kecil dan muda untuk bermain di Indonesia," tutur Irfan Bachdim.

Gagal di Persib dan Persija, Irfan Bachdim kemudian menerima tawaran untuk bergabung ke Persema Malang.

Karier Irfan Bachdim semakin menanjak setelah dipanggil timnas Indonesia untuk mengikuti Piala AFF 2010.

Irfan Bachdim saat itu turut membantu timnas Indonesia menjadi runner-up Piala AFF 2010.

Baca juga: Momen Pertama yang Bikin Kita Semua Mencintai Irfan Bachdim

Setelah berhasil tampil gemilang bersama Persema dan timnas Indonesia, Irfan Bachdim mengaku langsung mendapat tawaran dari Persib dan Persija.

Meski tidak berjodoh, Bachdim mengaku senang mendapat tawaran dari Persib dan Persija karena berhasil membalikkan penilaian saat masih seleksi.

"(Ditolak Persib dan Persija) Itu menjadi motivasi saya. Saat bermain di Persema, saya memiliki semangat luar biasa ketika menghadapi Persib dan Persija," kata Irfan Bachdim.

"Waktu saya dipanggil timnas Indonesia, Persib dan Persija baru tertarik kepada saya. Itu seperti sebuah hadiah," ujar Irfan Bachdim.

"Saya tidak mau menyebut itu sebagai sebuah pembalasan. Saya hanya ingin menunjukkan kalau saya punya kualitas," tutur Irfan Bachdim.

Di Persema, Irfan Bachdim bertahan selama hampir tiga tahun sampai awal 2013.

Irfan Bachdim kemudian sempat merantau ke Thailand dan Jepang selama empat tahun sebelum kembali ke Indonesia pada 2017.

Saat kembali ke Indonesia, Irfan Bachdim memilih Bali United sebagai pelabuhan barunya.

Irfan Bachdim turut berkontribusi terhadap keberhasilan Bali United menjadi juara Liga 1 2019.

Setelah dari Bali United, Irfan Bachdim memutuskan pindah ke PSS Sleman awal musim ini.

Baca juga: Irfan Bachdim Puji Shin Tae-yong Soal Hal Satu Ini

Meski sudah berusia 31 tahun, Irfan Bachdim mengaku masih bermimpi membela Persib atau Persija di masa depan.

"Saya telah membuktikan diri bahwa saya memiliki kualitas. Saya berharap suatu hari nanti bisa bermain untuk salah satu di antara dua tim tersebut," ujar Irfan Bachdim.

"Namun, semua itu bergantung kepada perasaan saya terhadap pelatih keduanya. Persija dan Persib adalah tim bagus. Saya harus melihat dulu," tutur Irfan Bachdim.

"Roda perjalanan saya akan lengkap jika bisa bermain di sana. Saya akan mengitarinya. Mereka dulu pernah menolak saya, lalu saya bekerja keras dan akhirnya bisa diterima," ucap Irfan Bachdim.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber YouTube


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.