Sisi Lain Irfan Bachdim, Bangun Panti Asuhan demi Wujudkan Mimpi Sang Ayah

Kompas.com - 15/06/2020, 09:00 WIB
Irfan Bachdim saat mengikuti pemusatan latihan timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong di Stadion Madya, Jumat 14 Februari 2020. BOLASPORT.COM/ Muhammad Alif Aziz MardiansyahIrfan Bachdim saat mengikuti pemusatan latihan timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong di Stadion Madya, Jumat 14 Februari 2020.

KOMPAS.com - Pemain PSS Sleman, Irfan Bachdim, merupakan sosok yang memiliki nama besar di dunia sepak bola Tanah Air.

Mantan penggawa Bali United itu mulai dikenal saat membela tim nasional Indonesia di Piala AFF 2010.

Penampilan impresifnya kala itu membuat Bachdim kerap mendapat panggilan dari timnas Garuda dalam beberapa tahun terakhir.

Di samping kehidupan sepak bola, pemain kelahiran Belanda ini ternyata memiliki jiwa sosial yang terbilang sangat tinggi.

Hal itu tampak setelah Bachdim mewujudkan mimpi ayah kandungnya yang ingin memiliki panti asuhan yatim piatu.

Irfan Bachdim menyisihkan sebagian penghasilannya hingga bisa membangun panti asuhan yatim piatu di Malang, Jawa Timur.

Baca juga: Cerita Irfan Bachdim Diperlakukan Rasial karena Punya Darah Indonesia

Melansir dari BolaSport.com, nama panti asuhan tersebut adalah "Wees Een Kind".

Dalam bahasa Belanda, nama itu berarti anak kecil, yang bertujuan membuat rumah untuk mereka.

"Panti asuhan itu sudah 10 tahun lamanya, namanya Wees Een Kind," kata Irfan Bachdim seperti dikutip BolaSport.com dari YouTube Hanif dan Rendy Show.

"Kenapa saya punya panti asuhan yatim piatu? Karena waktu saya kecil, itu mimpi ayah saya," ucap Irfan Bachdim menambahkan.

Baca juga: Momen Pertama yang Bikin Kita Semua Mencintai Irfan Bachdim

Halaman:


Sumber BolaSport
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X