Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 12/06/2020, 20:19 WIB

BERLIN, KOMPAS.com - China menjadi pasar yang menggiurkan bagi Liga Jerman.

Menurut pengakuan CEO Bundesliga Robert Klein, banyaknya penduduk China menjadikan negeri itu punya banyak penonton Liga Jerman.

Kiper Moenchengladbach, Yann Sommer bereaksi selama pertandingan sepakbola Bundesliga divisi satu Jerman Borussia Moenchengladbach v Bayer 04 Leverkusen pada 23 Mei 2020 di Moenchengladbach.AFP/INA FASSBENDER Kiper Moenchengladbach, Yann Sommer bereaksi selama pertandingan sepakbola Bundesliga divisi satu Jerman Borussia Moenchengladbach v Bayer 04 Leverkusen pada 23 Mei 2020 di Moenchengladbach.

"Kami berupaya menjadikan Bundesliga makin populer di China," ucap Klein.

Baca juga: Jadwal Bundesliga Akhir Pekan Ini, Tim-tim Papan Atas Berlaga

Niklas Moisander (kanan) berduel dengan Wout Weghorst (belakang) pada laga Werder Bremen vs Wolfsburg di Stadion Wohninvest-Weser dalam lanjutan pekan ke-30 Bundesliga, kasta teratas Liga Jerman, Minggu 7 Juni 2020.AFP/ PATRIK STOLLARZ Niklas Moisander (kanan) berduel dengan Wout Weghorst (belakang) pada laga Werder Bremen vs Wolfsburg di Stadion Wohninvest-Weser dalam lanjutan pekan ke-30 Bundesliga, kasta teratas Liga Jerman, Minggu 7 Juni 2020.

Lantaran pentingnya China, Bundesliga kata Klein menyiapkan strategi memasukkan pemain China ke klub-klub.

"Kami ingin satu hingga tiga pemain China berlaga di Bundesliga," kata Robert Klein.

Bek Schalke, Jonjoe Kenny (kanan), merayakan gol bersama rekan-rekan setimnya selama pertandingan Bundesliga Liga Jerman antara Union Berlin vs Schalke 04 pada 7 Juni 2020 di Berlin, Jerman.AFP/MICHAEL SOHN Bek Schalke, Jonjoe Kenny (kanan), merayakan gol bersama rekan-rekan setimnya selama pertandingan Bundesliga Liga Jerman antara Union Berlin vs Schalke 04 pada 7 Juni 2020 di Berlin, Jerman.

Data termutakhir menunjukkan, enam dari 18 klub Bundesliga kini memiliki kantor cabang di China.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber Xinhuanet
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.