Asosiasi Pesepak Bola Indonesia Ingin Solusi Win-win di Tengah Pandemi

Kompas.com - 10/06/2020, 12:40 WIB
General Manager APPI (Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia), Ponaryo Astaman, pada sesi wawancara live dengan Tribun Timur pada Selasa (9/6/2020). TRIBUN TIMURGeneral Manager APPI (Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia), Ponaryo Astaman, pada sesi wawancara live dengan Tribun Timur pada Selasa (9/6/2020).

"Kami ( APPI) memahami kondisi klub dan kita juga punya kondisi yang tak bisa diabaikan begitu saja. Pembicaran ini oleh klub, federasi, PT liga, pemain harus ada solusi terbaik untuk semua pihak. Prosesnya tidak mudah, Ada banyak yang harus dipertimbangkan, ada kepentingan yang harus dipikirkan," tutur mantan pemain yang antara lain pernah memperkuat PSM Makassar, Sriwijaya, dan Persija Jakarta ini.

Ponaryo juga memuji PSSI karena federasi sepak bola di Indonesia tersebut kini melibatkan semua pemangku kepentingan dalam ronde diskusi.

"Apresiasi untuk PSSI dalam proses sekarang semua pihak diangkul untuk berbicara. Beda dengan SK kemarin, tiba-tiba tanpa mendapat masukan dari semua pihak ada SK tersebut. Ada perubahan positif sekarang. Dari proses sekarang. Tidak mudah, akan ribet, ini yang harus dijalani," tuturnya.

Ponaryo pun mengatakan bahwa kelanjutan sepak bola Indonesia bukan hanya soal finansial tetapi juga keselamatan para pesepak bola karena mereka "ada di bawah bayang-bayang risiko Covid-19 yang belum selesai."

Belum lagi, kompetisi merupakan salah satu jalan agar persiapan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U20 2021 tidak terhambat.

"Kelanjutan liga punya dampak cukup besar ke pertanggung jawaban federasi di level internasional. Kita sedang bersiap untuk jadi tuan rumah Piala Dunia tahun depan. Faktor itu harus dipertimbangkan," tutur Ponaryo lagi.

"Kompetisi untuk timnas dan timnas masih punya agenda. Agenda Pra-Piala Dunia sudah keluar jadwalnya. Banyak hal harus dipertimbangkan, baik teknis, keselamatan dan keamanan, finansial, bisnis."

"Mudah-mudahan PSSI bisa bijak mengambil sebuah keputusan yang menyelamatkan semua, klub, pemain, pelatih, semua pihak yang terlibat dalam sepak bola," ujarnya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X