Klub-klub Liga Inggris Catatkan Kerugian

Kompas.com - 10/06/2020, 05:29 WIB
Bek Everton Inggris Michael Keane memuji pendukung saat ia mengambil bagian dalam pangkuan kehormatan setelah pertandingan sepak bola Liga Primer Inggris antara Everton dan Burnley di Goodison Park di Liverpool, Inggris barat laut pada 3 Mei 2019. - Everton memenangkan pertandingan 2-0 . AFP/OLI SCARFFBek Everton Inggris Michael Keane memuji pendukung saat ia mengambil bagian dalam pangkuan kehormatan setelah pertandingan sepak bola Liga Primer Inggris antara Everton dan Burnley di Goodison Park di Liverpool, Inggris barat laut pada 3 Mei 2019. - Everton memenangkan pertandingan 2-0 .

LONDON, KOMPAS.com - Klub-klub Liga Primer Inggris mencatatkan kerugian hingga 600 juta poundsterling lantaran pandemi corona.

Riset dari lembaga analisis keuangan sepak bola, Vysyble menunjukkan, kerugian itu ada pada musim 2018/2019.

Baca juga: Selain Juara, Liverpool Bisa Buat 5 Rekor Baru Liga Inggris

Kerugian itu terbilang besar, kata Vysyble, walaupun Liga Inggris juga mendapatkan pemasukan hingga 5,15 miliar pounds atau setara dengan 6,6 miliar dollar AS.

Michael Essien saat masih membela Chelsea.AFP/JOHN D MCHUGH Michael Essien saat masih membela Chelsea.

Baca juga: Pro Kontra Berita soal Pemilik Chelsea Beli Lukisan Seharga Sancho

Sementara itu, Liga Inggris juga mesti memberikan potongan hingga 330 juta pounds kepada lembaga-lembaga penyiaran.

Alasannya, liga tidak berlangsung komplet sesuai jadwal.

Liga Inggris mengalami penundaan sejak Maret 2020 karena pandemi corona.

Ambasador AIA David Beckham (kanan) dan pelatih Tottenham Hotspur Jose Mourinho (kiri) berpose bersama di Stadion Tottenham Hotspur, London, Inggris. AIA Ambasador AIA David Beckham (kanan) dan pelatih Tottenham Hotspur Jose Mourinho (kiri) berpose bersama di Stadion Tottenham Hotspur, London, Inggris.

Sementara itu, Vysyble mencatat, pada adanya potensi kerugian dari pendapatan tiket masuk dan konsumsi pada laga-laga lanjutan putaran kembali liga.

Angkanya mencapai 126 juta pounds kata Direktur Vysyble Roger Bell.



Sumber AFP
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X