Pelatih Persib Tak Setuju Opsi Penghapusan Degradasi di Liga 1

Kompas.com - 10/06/2020, 05:00 WIB
Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, di Graha Persib, Kota Bandung, Kamis (15/8/2019). (KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHA) KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHAPelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, di Graha Persib, Kota Bandung, Kamis (15/8/2019). (KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHA)

BANDUNG, KOMPAS.com - Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, kurang setuju bila sistem degradasi dihapuskan dari kompetisi Liga 1 2020.

Menurut Robert, penghapusan degradasi akan memudarkan nilai kompetitif dalam sebuah kompetisi.

Pelatih berkebangsaan Belanda itu mengatakan, persaingan panas dalam kompetisi tidak hanya berbicara tentang persaingan juara.

Lebih dari itu, persaingan untuk bertahan di kompetisi strata tertinggi pun membuat kompetisi akan lebih kompetitif.

Pasalnya, semua tim akan berjuang untuk terus meraih hasil positif agar tak terjerembap ke jurang degradasi.

Baca juga: 2 Pemain Senior Persib Buka Suara soal Rencana Kompetisi Dilanjutkan

"Saya pikir degradasi merupakan hal yang sangat penting bagi klub agar berjuang untuk sesuatu, apakah itu berada di puncak atau menghindari jatuh ke dasar klasemen," kata Robert, Selasa (9/6/2020).

Penghapusan sistem degradasi merupakan opsi dari usulan PSSI untuk melanjutkan kompetisi Liga 1 2020.

Meski dihapuskan, aturan soal promosi tim dari strata kompetisi bawah tetap berlaku. Hanya, akan ada pengurangan kuota.

Biasanya, akan ada tiga tim berperingkat paling bawah di klasemen akhir Liga 1 akan terdegradasi ke Liga 2. Sebagai gantinya, tiga tim yang berada di posisi teratas Liga 2 akan promosi ke Liga 1.

Baca juga: Jejak Penyerang Eropa di Persib Bandung, Spasojevic Paling Bersinar

Namun, karena sistem degradasi dihapuskan, kuota tim promosi dari Liga 2 ke Liga 1 berkurang menjadi dua tim saja.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X