Kompas.com - 09/06/2020, 16:20 WIB
Gabriel Jesus, Raheem Sterling, RIyad Mahrez pada laga Manchester City vs Leicester City di Stadion Etihad, Minggu (22/12/2019) dini hari WIB. AFP/LINDSEY PARNABYGabriel Jesus, Raheem Sterling, RIyad Mahrez pada laga Manchester City vs Leicester City di Stadion Etihad, Minggu (22/12/2019) dini hari WIB.
|

Dalam rencana yang sama, FA menetapkan target masing-masing 11 persen dan 20 persen untuk tahun 2021.

"Ketika ada seseorang dari latar belakang kulit hitam, saya bisa pergi ke FA dengan masalah yang saya miliki di dalam klub. Saat itulah, saya tahu perubahan sedang terjadi dan tidak hanya di bidang saya, juga di parlemen," kata Sterling.

"Begitu kita melihat angka-angka itu bergeser, saat itulah saya akan bahagia dan orang-orang akan bahagia," tutur Sterling.

Baca juga: Manchester United Siapkan Manuver Bajak Raheem Sterling dari Man City

Sebagai pesepak bola, Sterling pernah menjadi korban cemoohan bernada rasial di stadion pada Desember 2018.

Momen itu terjadi pada laga Chelsea vs Man City di Stadion Stamford Bridge. Seusai laga, Sterling mengaku mendapat cemoohan bernada rasial dari suporter Chelsea.

Setelah melakukan investigasi dengan mempelajari video, Chelsea langsung menghukum empat suporternya yang menghina Sterling larangan masuk ke stadion.

Halaman:


Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X