Legenda Sepak Bola Indonesia Asal Singapura Ini Masuk Daftar Pemain Terbaik

Kompas.com - 09/06/2020, 10:56 WIB
David Lee dan Fandi Ahmad sempat meramaikan persepakbolaan nasional pada awal 1980-an. Kompas/Sumohadi MarsisDavid Lee dan Fandi Ahmad sempat meramaikan persepakbolaan nasional pada awal 1980-an.

SINGAPURA, KOMPAS.com - Fandi Ahmad menjadi legenda hidup sepak bola Indonesia asal Singapura, khususnya klub Niac Mitra.

Fandi bermain untuk klub asal Surabaya pada 1982-1983.

Sesudah itu, mantan pelatih klub asal Indonesia Pelita Jaya pada 2007 itu mengadu nasib ke Groningen, anggota Eredivisie Liga Belanda.

Baca juga: Fandi Ahmad Ungkap Sebab Kekalahan Singapura dari Indonesia

Di klub Negeri Kincir Angin itu, dia mengerahkan kemampuannya sepanjang 1983-1985.

Fandi Ahmad, pemain asing asal Singapura yang bermain di klub Niac Mitra pada musim kompetisi Galatama 1982-1983.BOLA Fandi Ahmad, pemain asing asal Singapura yang bermain di klub Niac Mitra pada musim kompetisi Galatama 1982-1983.

Kini, setelah berkiprah juga di Kuala Lumpur FC, Pahang FC, Geylang United hingga Singapore Armed Forces FC, Fandi Ahmad justru mendapat kabar baik dari Groningen.

Seminggu setelah merayakan hari ulang tahunnya ke-58 pada 29 Mei 2020, Fandi memperoleh kabar bahwa dirinya masuk dalam nominasi daftar pemain terbaik Konfedarasi Sepak Bola Asia (AFC) yang bermain di Eredivisie.

Fandi Ahmad, pelatih sementara Timnas Singapura.DOK. FOX SPORTS ASIA Fandi Ahmad, pelatih sementara Timnas Singapura.

Dalam hasil sebuah jajak pendapat tersebut, Fandi sejajar dengan pemain AFC lainnya yakni antara lain Park Ji Sung, Lee Young Pyom dan Huh Jing Mo (ketiganya mantan penggawa PSV Eindhoven), dan pemain Jepang Shinji Ono (Feyenord Rotterdam).

Asisten pelatih Singapura, Fandi Ahmad, menyaksikan duel antara Indonesia dan Malaysia di Stadion Manahan, Selasa (6/9/2016).ESTU SANTOSO/JUARA Asisten pelatih Singapura, Fandi Ahmad, menyaksikan duel antara Indonesia dan Malaysia di Stadion Manahan, Selasa (6/9/2016).

Nomine yang lain adalah Alireza Jahanbakhsh (topskor Eredivisie musm 2018), Reza Ghoochannejhad (SC Heerenveen DAN PEC Zwolle), Jason Culina (pemain Ajax dan PSF Eindhoven asal Australia), dan Brett Holman (pemain AZ Alkmaar asal Australia pada 2009).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X