"Sama seperti Pandemi Corona, Diskriminasi Rasial Juga Harus Dihentikan"

Kompas.com - 08/06/2020, 20:45 WIB
Raheem Sterling mencetak tiga gol pada pertandingan West Ham United vs Manchester City di Stadion London, 10 Agustus 2019. AFP/IAN KINGTONRaheem Sterling mencetak tiga gol pada pertandingan West Ham United vs Manchester City di Stadion London, 10 Agustus 2019.

KOMPAS.com - Bintang Manchester City, Raheem Sterling, mendukung demonstrasi besar-besaran di Inggris yang menyuarakan gerakan antirasial dalam beberapa hari terakhir.

Sterling menyebut diskriminasi rasial adalah satu-satunya penyakit yang harus dilawan saat ini.

Demonstrasi antirasial kini ramai terjadi di berbagai belahan dunia setelah kematian George Floyd.

George Floyd adalah pria etnis Afrika-Amerika yang meninggal dunia akibat kekerasan kepolisian Amerika Serikat.

Pria berusia 46 tahun itu tewas setelah lehernya ditindih lutut polisi di Minneapolis, Minnesota, Amerika Serikat, pada Senin (25/5/2020).

Sebelum meninggal dunia, George Floyd ditangkap dengan tuduhan memakai uang palsu untuk bertransaksi di sebuah toko.

Kematian George Floyd kemudian memantik demonstrasi besar-besaran di Amerika Serikat diikuti negara-negara lain.

Selain menuntut keadilan untuk George Floyd, demonstrasi itu juga menyuarakan gerakan antirasial

Baca juga: Gelandang Bayern Muenchen Dorong Semua Pemain Serukan Keadilan untuk George Floyd

Di Inggris, demonstrasi besar sudah terjadi di beberpa kota seperti London, Bristol, Manchester, Wolverhampton, hingga Nottingham.

Menanggapi demonstrasi di Inggris, Sterling sangat mendukung karena diskriminasi rasial sangat berbahaya jika dibiarkan terjadi sama seperti pandemi virus corona.

Halaman:


Sumber BBC Sport
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Skill Unik Bek Timnas U19 Indonesia Ini Ternyata Sudah Ditempa Sejak Lama

Skill Unik Bek Timnas U19 Indonesia Ini Ternyata Sudah Ditempa Sejak Lama

Liga Indonesia
Shin Tae-yong Ungkap Satu Kekurangan Timnas U19 Indonesia Usai Ditahan Imbang Qatar

Shin Tae-yong Ungkap Satu Kekurangan Timnas U19 Indonesia Usai Ditahan Imbang Qatar

Sports
Italia Akan Evaluasi Kebijakan Maksimal 1.000 Penonton di Stadion

Italia Akan Evaluasi Kebijakan Maksimal 1.000 Penonton di Stadion

Liga Italia
Gagal di Misano, Valentino Rossi Tetap Optimistis Tatap MotoGP Catalunya

Gagal di Misano, Valentino Rossi Tetap Optimistis Tatap MotoGP Catalunya

Motogp
Ivan Rakitic Ungkap Hubungannya dengan Messi dan Suarez Saat di Barcelona

Ivan Rakitic Ungkap Hubungannya dengan Messi dan Suarez Saat di Barcelona

Sports
Mimpi Bek Super Timnas U19 Indonesia untuk Berkarier di Eropa

Mimpi Bek Super Timnas U19 Indonesia untuk Berkarier di Eropa

Liga Indonesia
Presiden Barcelona Jegal Transfer Luis Suarez ke Atletico

Presiden Barcelona Jegal Transfer Luis Suarez ke Atletico

Liga Spanyol
Maksimal 1.000 Penonton Bisa Saksikan Langsung Laga Serie A di Stadion

Maksimal 1.000 Penonton Bisa Saksikan Langsung Laga Serie A di Stadion

Liga Italia
Legenda Timnas Argentina: Mungkin Messi Kurang Jiwa Pemimpin

Legenda Timnas Argentina: Mungkin Messi Kurang Jiwa Pemimpin

Liga Spanyol
Rahasia Pemain Timnas U19 Bisa Lakukan Lemparan ke Dalam dengan Jauh

Rahasia Pemain Timnas U19 Bisa Lakukan Lemparan ke Dalam dengan Jauh

Liga Indonesia
PT LIB Prioritaskan Protokol Kesehatan dalam Lanjutan Liga 1 2020

PT LIB Prioritaskan Protokol Kesehatan dalam Lanjutan Liga 1 2020

Liga Indonesia
Umuh Muchtar Imbau Bobotoh Patuhi Aturan Pertandingan Tanpa Penonton

Umuh Muchtar Imbau Bobotoh Patuhi Aturan Pertandingan Tanpa Penonton

Liga Indonesia
Tentang Kehadiran Penonton, Parma Dapat Keistimewaan

Tentang Kehadiran Penonton, Parma Dapat Keistimewaan

Liga Italia
Ivan Rakitic Putuskan Pensiun dari Timnas Kroasia

Ivan Rakitic Putuskan Pensiun dari Timnas Kroasia

Sports
Sebut Petinggi Liga Italia 'Badut', Presiden Inter Milan Didenda Rp 139 Juta

Sebut Petinggi Liga Italia "Badut", Presiden Inter Milan Didenda Rp 139 Juta

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X