Kesetiaan Chiellini kepada Juventus Pernah Digoyahkan Real Madrid dan Man City

Kompas.com - 06/06/2020, 15:20 WIB
Giorgio Chiellini pada laga Juventus vs Brescia yang digelar di Allianz Stadium, Minggu (16/2/2020). AFP/GETTY IMAGES/EMILIO ANDREOLIGiorgio Chiellini pada laga Juventus vs Brescia yang digelar di Allianz Stadium, Minggu (16/2/2020).

KOMPAS.com - Bek asal Italia, Giorgio Chiellini, mengaku hampir hengkang dari Juventus sebelum mengangkat trofi Serie A pertamanya pada musim 2011-2012.

Berdasarkan pernyataan Chiellini, godaan hengkang dari Juventus muncul setelah dua klub elite Eropa, Real Madrid dan Manchester City, menyatakan ketertarikan.

Kedekatan Chiellini dengan Real Madrid terjalin pada awal 2010, ketika klub berjuluk Los Blancos itu masih ditangani pelatih asal Cile, Manuel Pellegrini.

Namun, kehadiran Jose Mourinho pada awal musim 2010-2011 menggagalkan rencana tersebut.

Mourinho lebih memilih Ricardo Carvalho, bek andalannya kala masih berkarier di Chelsea (2004-2007).

Misi Mourinho untuk memboyong Carvalho ke Stadion Santiago Bernabeu terwujud satu bulan setelah dirinya resmi menduduki kursi kepelatihan Real Madrid.

Baca juga: Meski Pernah Digigit, Chiellini Kagumi Kenakalan Luis Suarez

Satu tahun kemudian, kesetiaan Chiellini kepada Juventus kembali digoyahkan. Kali ini, godaan hadir dari klub peserta Liga Inggris, Manchester City.

Pihak Chiellini dan Man City disebut sangat dekat kala itu. Bahkan, keduanya sempat mengadakan pertemuan di Kota Milan, Italia.

Namun, hingga saat ini proses transfer Chiellini ke Man City tak pernah mencapai kata sepakat.

"Saya hampir meninggalkan Juventus pada dua kesempatan berbeda, 2010 dan 2011," ungkap Chiellini, diutip dari laman Football Italia.

"Pada kesempatan pertama saya dengan dengan Real Madrid, kesempatan kedua dengan Manchester City," imbuh dia.

Baca juga: Bintang Masa Depan Italia Siap Gantikan Chiellini

"Saya sangat dekat dengan orang-orang Spanyol. Agen saya telah berbicara dengan perwakilan Real Madrid, tetapi Mourinho yang baru saja tiba menuntut pembelian rekan senegaranya, Ricardo Carvalho."

"Pada kesempatan kedua, saya bertemu seorang eksekutif Man City di Milan, tetapi tidak ada hasil dari pertemuan itu," tutur Chiellini menjelaskan.

Kegagalan transfer Chiellini ke Real Madrid dan Man City membuatnya bertahan di Juventus.

Bahkan, dia menjadi salah satu pemain paling loyal di kubu La Vecchia Signora saat ini.

Chiellini telah mengabdi untuk Juventus selama 15 tahun, terhitung sejak 2005.

Selama masa pengabdiannya, bek berusia 35 tahun itu sukses mempersembahkan delapan gelar Liga Italia, empat Coppa Italia, dan empat kali juara Piala Super Italia.

Capaian itu ia raih dalam 478 total penampilan bersama Juventus di semua kompetisi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X