Kompas.com - 05/06/2020, 09:40 WIB
Salah satu exco Asosiasi Pelatih Sepakbola Seluruh Indonesia (APSSI), Rahmad Darmawan saat virtual prescon menyikapi perkembangan sepakbola di tanah air, Kamis (04/06/2020) malam. KOMPAS.com/Suci RahayuSalah satu exco Asosiasi Pelatih Sepakbola Seluruh Indonesia (APSSI), Rahmad Darmawan saat virtual prescon menyikapi perkembangan sepakbola di tanah air, Kamis (04/06/2020) malam.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebagai anggota Exco APSSI (Asosiasi Pelatih Sepak Bola Seluruh Indonesia), Rahmad Darmawan mendukung wancana PSSI untuk melanjutkan kompetisi Liga 1 2020 pada September.

Akan tetapi, suara dari pelatih yang biasa disapa RD tersebut kontra dengan pernyataan Madura United, tim yang ditanganinya pada musim 2020 ini.

Sebelumnya, Madura United menolak untuk melanjutkan kompetisi Liga 1 2020 karena berisiko atas kesehatan dan keselamatan para pemain.

Baca juga: Madura United Tegaskan Nyawa Lebih Penting daripada Shopee Liga 1 2020

Menanggapi hal tersebut, Rahmad Darmawan mengatakan, perbedaan ini adalah suatu hal yang wajar.

Dia pun memahami mengapa manajemen Madura United mengeluarkan pernyataan demikian.

Namun, pada kesempatan ini, pelatih asal Lampung itu menegaskan dia berbicara sebagai anggota Exco APSSI yang mewakili suara pelatih dalam naungan APSSI, bukan sebagai pelatih Madura United.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Karena itu, tanggung jawabnya adalah menyampaikan suara dan pendapat dari rekan-rekannya di APSSI. Mayoritas suara tersebut menginginkan kompetisi Liga 1dan Liga 2 kembali berjalan.

Baca juga: Kondisi Tim dan Sponsor Sama-sama Berat, Madura United Dilema

"Namun, sebagai anggota dan Exco APSSI saya juga harus bisa merespons dan menangkap keinginan pelatih lain untuk disampaikan," kata pelatih berusia 53 tahun dalam virtual konferensi pers APSSI, Kamis (4/06/2020) malam.

"Inilah output yang saya berikan setelah mendengar teman-teman pelatih dan saya meneruskan APSSI yang kemudian meneruskan ke federasi," katanya.

Mantan pelatih Sriwijaya FC tersebut meyakini Madura United juga akan mengerti situasinya. Seperti halnya direktur Madura United, Haruna Soemitro yang juga merangkap menjadi anggota Exco PSSI.

Untuk menjaga keseimbangan, Rahmad Darmawan memahami kapan saatnya bicara sebagai anggota Exco APSSI dan kapan saatnya bicara sebagai pelatih Madura United.

Baca juga: Madura United Tetap Tolak Kompetisi Dilanjutkan, tetapi...

Selain itu, dia mengakui sudah berkomunikasi dengan Haruna Soemitro untuk mencegah kesalahpahaman.

"Jadi, menurut saya tidak masalah, kami sangat menghormati itu. Saya juga sudah berkomunikasi dengan Pak Haruna menggunakan telepon langsung. Kami memang punya seperti ini di APSSI dan saya menyampaikan hal itu kepada federasi," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.