Soal Selebrasi untuk George Floyd, Jadon Sancho Bebas dari Sanksi DFB

Kompas.com - 04/06/2020, 08:40 WIB
Pemain klub sepak bola Dortmund, Jadon Sancho, menunjukkan kaus bertuliskan Keadilan untuk George Floyd saat ia merayakan gol kedua bagi timnya dalam laga Bundesliga melawan SC Paderborn 07 di Benteler Arena, Paderborn, Jerman, Minggu (31/5/2020). Kematian George Floyd setelah lehernya ditindih lutut polisi berkulit putih di Minneapolis, AS, turut menimbulkan reaksi keras dari banyak orang di berbagai negara. AFP/LARS BARONPemain klub sepak bola Dortmund, Jadon Sancho, menunjukkan kaus bertuliskan Keadilan untuk George Floyd saat ia merayakan gol kedua bagi timnya dalam laga Bundesliga melawan SC Paderborn 07 di Benteler Arena, Paderborn, Jerman, Minggu (31/5/2020). Kematian George Floyd setelah lehernya ditindih lutut polisi berkulit putih di Minneapolis, AS, turut menimbulkan reaksi keras dari banyak orang di berbagai negara.

KOMPAS.com - Penyerang Borussia Dortmund, Jadon Sancho, terbebas dari sanksi Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) terkait selebrasi yang ia dedikasikan untuk mendiang George Floyd.

Seperti yang diketahui, isu rasisme yang melekat dalam kematian George Floyd menuai respons banyak pihak, termasuk dari sejumlah bintang sepak bola dunia.

Jadon Sancho adalah salah satunya. Setelah berhasil mencetak gol pada laga kontra Paderborn di ajang Bundesliga, Minggu (31/5/2020), dia melakukan selebrasi dengan menunjukkan kaus dalam bertuliskan "Justice for George Floyd".

Namun, aksi tersebut sempat menciptakan polemik karena dianggap berbau politik dan berpotensi dikenakan sanksi.

DFB selaku induk sepak bola Jerman pun turun tangan untuk meluruskan aksi yang dilakukan pemain berusia 19 tahun itu.

Baca juga: Sancho Dedikasikan Gol untuk George Floyd, Ini Reaksi Pelatih Dortmund

Sebelumnya, Ketua Komite Kontrol DFB, Anton Nachreiner, mengatakan bahwa pihaknya akan mempertimbangkan beberapa hal sebelum mengambil keputusan terkait aksi Sancho.

"Badan kontrol DFB akan menangani masalah ini dalam beberapa hari mendatang dan meneliti keadaan kasus ini," kata Nachreiner, dikutip dari Mirror, Senin (1/6/2020).

Setelah melalui beberapa perbincangan, DFB pun mengeluarkan pernyataan yang menyebut bahwa Sancho tidak akan dikenakan sanksi.

Lewat pernyataan yang diunggah pada laman resmi DFB, Rabu (3/6/2020) waktu setempat, selebrasi Sancho dinilai menjadi bagian dari kampanye anti-rasisme yang kerap dikumandangkan sepak bola Eropa, termasuk di Jerman.

"Komite ingin mempertahankan komitmen tentang kampanye anti-rasisme yang berkaitan dengan kekerasan terhadap George Floyd," demikian pernyataan resmi DFB.

Baca juga: Syukur Muhammad Ali Tidak Melihat Kasus George Floyd, Kalau Saja Melihat...

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Mirror,DFB
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tottenham Vs Arsenal - Profil Son Heung-min, Pahlawan Kemenangan Spurs

Tottenham Vs Arsenal - Profil Son Heung-min, Pahlawan Kemenangan Spurs

Liga Inggris
Presiden Barcelona: Xavi Pasti Kembali ke Camp Nou, Jadi Pelatih

Presiden Barcelona: Xavi Pasti Kembali ke Camp Nou, Jadi Pelatih

Sports
Keinginan Valentino Rossi Perluas Sirkuit Pribadi Ditentang Para Tetangga

Keinginan Valentino Rossi Perluas Sirkuit Pribadi Ditentang Para Tetangga

Motogp
Ramai soal Valentino Rossi, Bos Yamaha Petronas SRT Sebut Ada Pengumuman Penting Hari Ini

Ramai soal Valentino Rossi, Bos Yamaha Petronas SRT Sebut Ada Pengumuman Penting Hari Ini

Motogp
Timnas U16 Cegah Penularan Covid-19 Lewat Udara

Timnas U16 Cegah Penularan Covid-19 Lewat Udara

Liga Indonesia
Bournemouth Vs Leicester, Rodgers: Ini Tidak Bisa Diterima

Bournemouth Vs Leicester, Rodgers: Ini Tidak Bisa Diterima

Liga Inggris
Tottenham Vs Arsenal, Bukti The Gunners Bukan Masalah bagi Mourinho

Tottenham Vs Arsenal, Bukti The Gunners Bukan Masalah bagi Mourinho

Liga Inggris
Napoli Vs Milan, Rossoneri Jalani Laga Sulit seperti Saat Lawan Juventus dan Lazio

Napoli Vs Milan, Rossoneri Jalani Laga Sulit seperti Saat Lawan Juventus dan Lazio

Liga Italia
Pandemi Corona, Cara Jepang Kelola Tiket Laga

Pandemi Corona, Cara Jepang Kelola Tiket Laga

Liga Lain
Napoli Vs Milan, Ibrahimovic Tampil Melempem dan Marah

Napoli Vs Milan, Ibrahimovic Tampil Melempem dan Marah

Liga Italia
Daftar Top Skor Serie A, CR7 Berpotensi Jadi Manusia Pertama Penakluk 3 Liga Top Eropa

Daftar Top Skor Serie A, CR7 Berpotensi Jadi Manusia Pertama Penakluk 3 Liga Top Eropa

Sports
Napoli Vs Milan, Gattuso Kritik Penyelesaian Akhir Partenopei

Napoli Vs Milan, Gattuso Kritik Penyelesaian Akhir Partenopei

Liga Italia
Hasil dan Klasemen Liga Spanyol - Sevilla Menang, Barcelona dan Real Madrid Ketat

Hasil dan Klasemen Liga Spanyol - Sevilla Menang, Barcelona dan Real Madrid Ketat

Liga Spanyol
Bocah 12 Tahun Ditangkap karena Rasialisme di Media Sosial terhadap Wilfried Zaha

Bocah 12 Tahun Ditangkap karena Rasialisme di Media Sosial terhadap Wilfried Zaha

Liga Inggris
Napoli Vs Milan, Rossoneri Perpanjang Rekor Tanpa Kemenangan di San Paolo

Napoli Vs Milan, Rossoneri Perpanjang Rekor Tanpa Kemenangan di San Paolo

Liga Italia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X