Soal Kelanjutan Liga 1 dan Liga 2, Menpora Ingatkan Protokol Kesehatan

Kompas.com - 03/06/2020, 22:53 WIB
Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali di Ciputra Artpreneur, Jakarta Selatan, Rabu (19/2/2020) KOMPAS.com/SANIA MASHABIMenteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali di Ciputra Artpreneur, Jakarta Selatan, Rabu (19/2/2020)

KOMPAS.com - Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali, memberi peringatan ke PSSI terkait kelanjutan Liga 1 dan Liga 2 2020.

Saat ini, status Liga 1 dan Liga 2 2020 masih ditunda sejak pertengahan Maret.

Dalam sepekan terakhir, PSSI sudah dua kali mengadakan rapat dengan PT Liga Indonesia Baru (LIB), tim peserta Liga 1, dan Liga 2 untuk membahas kelanjutan kompetisi.

Hasil dari dua rapat itu menghasilkan tiga rekomendasi, yakni kompetisi dihentikan, dilanjutkan pada September atau Oktober, atau membuat turnamen pengganti.

Meski demikian, hingga saat ini, masih belum ada keputusan.

Menanggapi hal ini, Zainudin Amali memastikan Kemenpora akan mendukung apabila setiap pihak bersemangat melanjutkan kompetisi.

"Saya kira, kami tidak ada masalah kompetisi dilanjutkan. Menurut saya, sepanjang itu sudah hasil kesepakatan PSSI, PT LIB, dan klub-klub yang ada, kami mendukung," kata Zainuddin Amali dikutip dari BolaSport.com.

Baca juga: Pelatih Persib Sarankan Liga 1 2020 Adopsi Protokol Kesehatan Liga Korsel atau Vietnam

Meski mendukung, Zainudin Amali mengingatkan PSSI terkait protokol kesehatan di tengah pandemi virus corona.

Zainudin Amali menyebut PSSI harus membuat protokol kesehatan khusus yang akan diterapkan ketika kompetisi kembali bergulir.

"Belum (koodinasi dengan PSSI soal protokol kesehatan-red) paling kami akan berikan panduan secara umum," ucap Zainudin Amali.

Halaman:


Sumber BolaSport
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X