Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bos Bundesliga Tak Akan Hukum Pemain yang Tunjukkan Solidaritas untuk George Floyd

Kompas.com - 03/06/2020, 20:46 WIB
Firzie A. Idris

Penulis

KOMPAS.com - Presiden DFB, Fritz Keller, mengutarakan bahwa pihaknya tak akan melarang atau memberi hukuman kepada para pemain yang memberi dukungan kepada gerakan Black Lives Matter.

"Saya menyambut keputusan Panitia Kontrol DFB dan sangat bahagia. DFB kukuh menentang segala macam bentuk rasisme, diskriminasi, kekerasan dan berdiri untuk toleransi, keterbukaan, dan keragaman," tutur Keller dalam pernyataan resminya.

"Jadi, aksi para pemain mendapatkan rasa hormat dan pengertian dari kami," tutur Keller seperti dikutip dari DW Sports pada Rabu (3/6/2020).

Keller berbicara setelah Panitia Kontrol DFB dan Wapres DFB bidang hukum, Dr Rainer Koch, tak menemui pelanggaran apapun.

Sepanjang akhir pekan kemarin, bintang-bintang Bundesliga memberikan dukungannya kepada gerakan anti rasisme dan kebrutalan polisi yang menyapu Amerika Serikat.

Baca juga: Jadon Sancho Jadi Buruan DFB Usai Lakukan Selebrasi untuk George Floyd

Penyerang Borussia Dortmund, Jadon Sancho, menunjukkan dukungan terhadap gerakan di AS lewat sebuah tulisan di baju berwarna kuning setelah ia mencetak hat-trick pada kemenangan 6-1 lawan Paderborn.

"Justice for George Floyd" alias "Keadlian untuk George Floyd" adalah pesan yang ditunjukkan oleh Jadon Sancho mengacu kepada Floyd, pria berkulit hitam yang meninggal setelah lehernya ditindih selama 8 menit 40 detik oleh polisi berkulit putih bernama Derek Chauvin di Minneapolis, Amerika Serikat.

"Momen campur aduk.. ada hal yang jauh lebih penting di dunia ini sekarang dan kami harus membantu membuat perubahan. Kita bersatu dalam perjuangan untuk keadilan. Kita kuat bersama!" tutur Sancho seusai laga.

Rekan setimnya, Achraf Hakimi juga menunjukkan pesan serupa.

Baca juga: Anak Lilian Thuram Dedikasikan Gol di Bundesliga bagi George Floyd

Sementara, penyerang Borussia Moenchengladbach, Marcus Thuram, merayakan gol kontra Union Berlin dengan berlutut sebagai penghormatan ke Colin Kaepernick, yang melakukan protes sunyi melalui berlutut selama lagu kebangsaan Amerika Serikat dinyanyikan pada musim NFL 2016.

"Bersama kita bisa bergerak maju, bersama adalah cara kita membuah perubahan," tutur anak legenda Perancis Lilian Thuram seusai laga tersebut.

Sementara itu, pemain timnas Amerika Serikat, Weston McKennie, mengenakan ban kapten bertuliskan "Justice for George" saat memimpin timnya, Schalke, menghadapi Werder Bremen.

"Kita harus berdiri untuk apa yang kita percaya dan saya percaya bahwa ini adalah saatnya bagi kami untuk didengar," tulis McKennie di Instagram.

Aksi para pemain ini sempat mendapat perhatian dari DFB selaku penyelenggara Liga Jerman karena FIFA melarang perayaan yang memuat unsur politik, keagamaan, atau pesan pribadi.

Namun, pernyataan resmi DFB menghapus kekhawatiran tersebut.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Kisah Ibnu Jamil Dukung Timnas Indonesia bersama Ultras Garuda

Kisah Ibnu Jamil Dukung Timnas Indonesia bersama Ultras Garuda

Timnas Indonesia
Daftar Pemain yang Paling Banyak Tampil di Piala Eropa, Ronaldo Sang 'Raja'

Daftar Pemain yang Paling Banyak Tampil di Piala Eropa, Ronaldo Sang "Raja"

Internasional
Rekap Hasil Semifinal Australian Open 2024, Tiga Wakil Indonesia Lolos ke Final

Rekap Hasil Semifinal Australian Open 2024, Tiga Wakil Indonesia Lolos ke Final

Badminton
Cerita di Balik Unggahan Ibnu Jamil soal Gonzales, Harapkan Ada Apresiasi untuk Legenda

Cerita di Balik Unggahan Ibnu Jamil soal Gonzales, Harapkan Ada Apresiasi untuk Legenda

Timnas Indonesia
Efek Liga Europa di Euro 2024

Efek Liga Europa di Euro 2024

Internasional
Sebuah Peringatan dari Kebobolan Gawang Jerman

Sebuah Peringatan dari Kebobolan Gawang Jerman

Internasional
Argentina Sikat Guatemala 4-1, Lionel Messi Puas tetapi Was-was

Argentina Sikat Guatemala 4-1, Lionel Messi Puas tetapi Was-was

Internasional
Euro 2024, Aksi Nekat Pendukung Cristiano Ronaldo Terobos Sesi Latihan Portugal

Euro 2024, Aksi Nekat Pendukung Cristiano Ronaldo Terobos Sesi Latihan Portugal

Internasional
Klarifikasi Spalletti Soal Larangan Playstation di Hotel Timnas Italia

Klarifikasi Spalletti Soal Larangan Playstation di Hotel Timnas Italia

Internasional
BCL Asia 2024: Pelita Jaya Masuk 5 Besar, Harumkan Nama Indonesia

BCL Asia 2024: Pelita Jaya Masuk 5 Besar, Harumkan Nama Indonesia

Sports
Spanyol Vs Kroasia, Kans Lamine Yamal Ukir Sejarah Piala Eropa

Spanyol Vs Kroasia, Kans Lamine Yamal Ukir Sejarah Piala Eropa

Internasional
Sejarah Julian Nagelsmann pada Laga Pembuka Euro 2024

Sejarah Julian Nagelsmann pada Laga Pembuka Euro 2024

Internasional
Jerman Libas Skotlandia: Der Panzer Brilian, Luar Biasa, dan Tak Tertandingi

Jerman Libas Skotlandia: Der Panzer Brilian, Luar Biasa, dan Tak Tertandingi

Internasional
Prediksi Skor, Sejarah Pertemuan, dan Susunan Pemain Spanyol Vs Kroasia

Prediksi Skor, Sejarah Pertemuan, dan Susunan Pemain Spanyol Vs Kroasia

Internasional
Toni Kroos Luar Biasa, 99 Persen Operan Sukses Lawan Skotlandia

Toni Kroos Luar Biasa, 99 Persen Operan Sukses Lawan Skotlandia

Internasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com