Bos Bundesliga Tak Akan Hukum Pemain yang Tunjukkan Solidaritas untuk George Floyd

Kompas.com - 03/06/2020, 20:46 WIB
Pemain klub sepak bola Dortmund, Jadon Sancho, menunjukkan kaus bertuliskan Keadilan untuk George Floyd saat ia merayakan gol kedua bagi timnya dalam laga Bundesliga melawan SC Paderborn 07 di Benteler Arena, Paderborn, Jerman, Minggu (31/5/2020). Kematian George Floyd setelah lehernya ditindih lutut polisi berkulit putih di Minneapolis, AS, turut menimbulkan reaksi keras dari banyak orang di berbagai negara. AFP/LARS BARONPemain klub sepak bola Dortmund, Jadon Sancho, menunjukkan kaus bertuliskan Keadilan untuk George Floyd saat ia merayakan gol kedua bagi timnya dalam laga Bundesliga melawan SC Paderborn 07 di Benteler Arena, Paderborn, Jerman, Minggu (31/5/2020). Kematian George Floyd setelah lehernya ditindih lutut polisi berkulit putih di Minneapolis, AS, turut menimbulkan reaksi keras dari banyak orang di berbagai negara.

KOMPAS.com - Presiden DFB, Fritz Keller, mengutarakan bahwa pihaknya tak akan melarang atau memberi hukuman kepada para pemain yang memberi dukungan kepada gerakan Black Lives Matter.

"Saya menyambut keputusan Panitia Kontrol DFB dan sangat bahagia. DFB kukuh menentang segala macam bentuk rasisme, diskriminasi, kekerasan dan berdiri untuk toleransi, keterbukaan, dan keragaman," tutur Keller dalam pernyataan resminya.

"Jadi, aksi para pemain mendapatkan rasa hormat dan pengertian dari kami," tutur Keller seperti dikutip dari DW Sports pada Rabu (3/6/2020).

Keller berbicara setelah Panitia Kontrol DFB dan Wapres DFB bidang hukum, Dr Rainer Koch, tak menemui pelanggaran apapun.

Sepanjang akhir pekan kemarin, bintang-bintang Bundesliga memberikan dukungannya kepada gerakan anti rasisme dan kebrutalan polisi yang menyapu Amerika Serikat.

Baca juga: Jadon Sancho Jadi Buruan DFB Usai Lakukan Selebrasi untuk George Floyd

Penyerang Borussia Dortmund, Jadon Sancho, menunjukkan dukungan terhadap gerakan di AS lewat sebuah tulisan di baju berwarna kuning setelah ia mencetak hat-trick pada kemenangan 6-1 lawan Paderborn.

"Justice for George Floyd" alias "Keadlian untuk George Floyd" adalah pesan yang ditunjukkan oleh Jadon Sancho mengacu kepada Floyd, pria berkulit hitam yang meninggal setelah lehernya ditindih selama 8 menit 40 detik oleh polisi berkulit putih bernama Derek Chauvin di Minneapolis, Amerika Serikat.

"Momen campur aduk.. ada hal yang jauh lebih penting di dunia ini sekarang dan kami harus membantu membuat perubahan. Kita bersatu dalam perjuangan untuk keadilan. Kita kuat bersama!" tutur Sancho seusai laga.

Rekan setimnya, Achraf Hakimi juga menunjukkan pesan serupa.

Baca juga: Anak Lilian Thuram Dedikasikan Gol di Bundesliga bagi George Floyd

Sementara, penyerang Borussia Moenchengladbach, Marcus Thuram, merayakan gol kontra Union Berlin dengan berlutut sebagai penghormatan ke Colin Kaepernick, yang melakukan protes sunyi melalui berlutut selama lagu kebangsaan Amerika Serikat dinyanyikan pada musim NFL 2016.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X