Kompas.com - 03/06/2020, 18:20 WIB
Pemain Arema FC, Dedik Setiawan mencetak 2 gol saat menjamu Persipura Jayapura saat Pekan 7 Liga 1 2019 yang berakhir dengan skor 3-1 di Stadion Gajayana Malang, Jawa Timur, Kamis (04/07/2019) sore. KOMPAS.com/SUCI RAHAYUPemain Arema FC, Dedik Setiawan mencetak 2 gol saat menjamu Persipura Jayapura saat Pekan 7 Liga 1 2019 yang berakhir dengan skor 3-1 di Stadion Gajayana Malang, Jawa Timur, Kamis (04/07/2019) sore.

MALANG, KOMPAS.com - Sejak berkompetisi di Liga 1 bersama Arema FC, Dedik Setiawan mengaku ada beberapa pemain berkesan untuknya.

Untuk duet paling berkesan, pemain asal Dampit Kabupaten Malang ini menjatuhkan pilihan kepada Makan Konate.

Meskipun kini Konate sudah berseragam rival, Dedik Setiawan tetap menaruh respek kepada rekan yang menemaninya satu setengah tahun tersebut.

Dia merasa playmaker asal Mali tersebut bisa mengetahui kebutuhannya sebagai seorang penyerang sehingga bisa mengerahkan potensi maksimal berkat akurasi umpan dari Makan Konate.

Baca juga: Lompatan Tinggi Dedik Setiawan dari Pemain Tarkam ke Timnas Indonesia

Selain itu, kreasi serangan yang dibangun Makan Konate juga kerap menjadi kunci kemenangan Singo Edan.

"Sebenarnya, semua berkesan karena kami bermain bersama-sama, tetapi Konate kan motor Arema kala itu. Jadi, dia tahu posisi rekannya di mana dan kebutuhan passing-nya bagaimana," kata Dedik Setiawan saat berbincang dengan Dokjreng FC.

"Namun, sebetulnya semua juga sama-sama berkesan," katanya.

Sebagai penyerang, Dedik Setiawan juga sering berhadapan dengan banyak pemain, khususnya di sektor belakang dan juga penjaga gawang.

Kedua posisi tersebut merupakan lawan murni bagi Dedik yang bertugas mencetak gol.

Baca juga: Bagus Kahfi hingga Dedik Setiawan, Para Mutiara di Timnas Indonesia

Sejauh ini, dia merasa pemain naturalisasi asal Brasil, Otavio Dutra, sebagai bek yang paling tangguh yang pernah dilawan.

Sementara itu, di posisi penjaga gawang, kiper timnas Andritany Ardhiyasa menurut dia yang susah dibobol.

"Kalau pemain belakang, asing yang sulit dilewati Otavio Dutra. Kiper yang sulit dibobol Andritany. Saya belum bisa mencetak gol ke gawangnya," ucap pemain bernomor punggung 27 itu.

Secara kebetulan, kedua pemain itu bermain untuk Persija Jakarta. Bakal menjadi sebuah tantangan besar bagi Dedik Setiawan saat harus berhadapan dengan dua pemain yang paling merepotkan sekaligus.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X