Mantan Bek Man City di AS: Saya Takut dan Tak Percaya Sama Polisi

Kompas.com - 03/06/2020, 16:00 WIB
Polisi antihuru-hara berjaga di depan Lafayette Park dekat Gedung Putih di Amerika Serikat pada Minggu (31/5/2020). Polisi berupaya meredam kerusuhan demonstrasi kematian George Floyd. REUTERS/JONATHAN ERNSTPolisi antihuru-hara berjaga di depan Lafayette Park dekat Gedung Putih di Amerika Serikat pada Minggu (31/5/2020). Polisi berupaya meredam kerusuhan demonstrasi kematian George Floyd.

KOMPAS.com - Mantan bek Manchester City, Nedum Onuoha, mengatakan bahwa ia merasa tak aman tinggal di Amerika Serikat karena takut dengan polisi dan khawatir akan warna kulitnya.

Nedum Onuoha bermain bagi kubu Real Salt Lake sejak 2018 dan ia merasa tak "100 persen aman" di Amerika Serikat.

"Saya selalu merasa cemas dengan kelakuan saya dan seperti apa hal itu akan dipandang oleh orang-orang yang punya kekuasaan," tutur Onuoha kepada BBC Radio 5 Live.

"Bagi saya pribadi, sejujurnya saya tak suka mengatakan ini, tetapi saya punya ketakutan dan tidak percaya terhadap polisi." 

Amerika Serikat dipenuhi demonstrasi massal dan kerusuhan di 75 kota selama seminggu terakhir sebagai imbas dari kematian George Floyd, seorang warga berkulit hitam, setelah lehernya ditekan oleh lutut polisi berkulit putih bernama Derek Chauvin selama 8 menit 40 detik.

Baca juga: Apa yang Terjadi dalam 30 Menit Momen Terakhir Hidup George Floyd?

Chauvin beserta tiga polisi di tempat kejadian dipecat dan ia didakwa dengan pembunuhan tingkat ketiga.

Aksi demonstrasi yang menyusul mendapat banyak dukungan dari bagian negara lain lewat media sosial termasuk oleh para bintang sepak bola seperti Jadon Sancho, Markus Thuram, dan Kylian Mbappe.

Namun, sebagian besar protes ini berujung ke kerusuhan massal karena pendekatan brutal polisi Amerika serikat.

Onuoha mengatakan bahwa protes ini merupakan sesuatu yang seharusnya terjadi sudah lama.

"Ini emosional, sesuatu yang sudah seharusnya terjadi kalau boleh jujur. Ada gelombang energi besar di belakang ini, isu ini telah ada selama beberapa dekade," tuturnya lagi.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Inter Milan Terancam Kehilangan Alexis Sanchez pada Semifinal Liga Europa

Inter Milan Terancam Kehilangan Alexis Sanchez pada Semifinal Liga Europa

Sports
Presiden UFC Beri Lampu Hijau, Duel Ulang McGregor Vs Mayweather Segera Terwujud?

Presiden UFC Beri Lampu Hijau, Duel Ulang McGregor Vs Mayweather Segera Terwujud?

Sports
Diisukan Jadi Pelatih Persik, Budi Sudarsono Beri Tanggapan

Diisukan Jadi Pelatih Persik, Budi Sudarsono Beri Tanggapan

Liga Indonesia
Barcelona Vs Bayern, 7 Pemain yang Pernah Berkostum untuk Kedua Tim

Barcelona Vs Bayern, 7 Pemain yang Pernah Berkostum untuk Kedua Tim

Liga Champions
Mantan Pemain Persib, Atep, Maju di Bursa Calon Wakil Bupati Kabupaten Bandung

Mantan Pemain Persib, Atep, Maju di Bursa Calon Wakil Bupati Kabupaten Bandung

Liga Indonesia
Jelang Atalanta Vs PSG, Ini Pemain yang Paling Diwaspadai Thomas Tuchel

Jelang Atalanta Vs PSG, Ini Pemain yang Paling Diwaspadai Thomas Tuchel

Sports
Pelaku Ilegal Streaming Hukuman 4 Tahun Penjara dan Denda Rp 750 Juta

Pelaku Ilegal Streaming Hukuman 4 Tahun Penjara dan Denda Rp 750 Juta

Liga Indonesia
Kalah dari Man United, Kapten Copenhagen Tetap Berterima Kasih kepada Solskjaer

Kalah dari Man United, Kapten Copenhagen Tetap Berterima Kasih kepada Solskjaer

Sports
LIB Gelar Rapat Virtual dengan Klub Bahas Persiapan Liga 2, Begini Respons Dua Klub

LIB Gelar Rapat Virtual dengan Klub Bahas Persiapan Liga 2, Begini Respons Dua Klub

Liga Indonesia
Komentar Valentino Rossi soal GP Portugal Jadi Seri Penutup MotoGP 2020

Komentar Valentino Rossi soal GP Portugal Jadi Seri Penutup MotoGP 2020

Motogp
Alasan Robert Alberts Bertahan di Persib meski Gaji Dipangkas 50 Persen

Alasan Robert Alberts Bertahan di Persib meski Gaji Dipangkas 50 Persen

Liga Indonesia
Bek Persib Menyayangkan Penghapusan Degradasi di Kompetisi

Bek Persib Menyayangkan Penghapusan Degradasi di Kompetisi

Liga Indonesia
Resmi, Edson Tavares Mundur dari Kursi Pelatih Borneo FC

Resmi, Edson Tavares Mundur dari Kursi Pelatih Borneo FC

Liga Indonesia
Persib Rancang Strategi Hadapi Jadwal Padat Kompetisi

Persib Rancang Strategi Hadapi Jadwal Padat Kompetisi

Liga Indonesia
Satu Hal yang Disesali Yamaha dari Penampilan Valentino Rossi di MotoGP Ceko

Satu Hal yang Disesali Yamaha dari Penampilan Valentino Rossi di MotoGP Ceko

Motogp
komentar di artikel lainnya
Close Ads X