Wali Kota London Khawatir Kembalinya Premier League Bikin Virus Corona Makin Menyebar

Kompas.com - 30/05/2020, 07:00 WIB
Alexandre Lacazette dalam laga Arsenal vs West Ham pada pekan ke-29 Liga Inggris AFP/IAN KINGTONAlexandre Lacazette dalam laga Arsenal vs West Ham pada pekan ke-29 Liga Inggris

KOMPAS.com - Wali Kota London, Sadiq Khan, mengungkapkan kekhawatirannya menjelang kembali bergulirnya Premier League.

Setelah ditangguhkan selama tiga bulan, Premier League (kasta teratas Liga Inggris) direncanakan kembali dilanjutkan pada 17 Juni 2020.

Sadiq Khan mengaku khawatir Premier League yang digelar di tengah pandemi bisa menimbulkan kasus baru virus corona.

"Saya khawatir tentang segala hal yang secara tidak sengaja bisa menyebabkan penyebaran virus ini semakin meningkat," kata Sadiq Khan yang dilansir Kompas.com dari ESPN.

Baca juga: Prediksi Jadwal Liverpool Juara Liga Inggris Setelah Puasa 30 Tahun

"Meskipun saya adalah warga London selatan, saya mendukung Liverpool dan itulah sebabnya sebagian diri saya menginginkan olahraga ini kembali bergulir."

"Namun, karena kondisi seperti sekarang membuat saya juga berpikir bahwa keselamatan adalah yang terpenting," ucapnya melanjutkan.

Liga Inggris tampaknya memang akan segera dilanjutkan pada 17 Juni 2020 seiring dengan izin yang diberikan oleh pemerintah setempat.

Akan tetapi, setiap pertandingan tentu harus digelar secara tertutup atau tanpa penonton.

Sadiq Khan pun menambahkan semua pihak terkait harus memastikan tidak ada penyebaran virus corona selama perhelatan Liga Inggris mendatang.

Dia menilai klub harus bekerja sama dengan polisi serta pihak terkait untuk memastikan tak akan ada penggemar yang berkumpul di luar stadion. 

Halaman:


Sumber ESPN
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X