Pandangan Pelatih Persib terhadap Skenario New Normal di Indonesia

Kompas.com - 29/05/2020, 07:00 WIB
Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, di Graha Persib, Kota Bandung, Selasa (27/8/2019). KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHAPelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, di Graha Persib, Kota Bandung, Selasa (27/8/2019).

BANDUNG, KOMPAS.com - Pemerintah Republik Indonesia tengah mengkaji kebijakan penerapan skenario kelaziman baru atau " new normal" untuk menghidupkan kembali geliat aktivitas masyarakat di tengah pandemi virus corona.

Istilah kelaziman baru merujuk pada dibukanya kembali aktivitas masyarakat seperti kegiatan ekonomi, sosial, dan kegiatan publik lainnya.

Hanya saja, diterapkan dengan skala terbatas dan menggunakan protokol kesehatan yang ketat.

Skenario kelaziman baru akan menyasar ke semua sektor kehidupan masyarakat, tak terkecuali bidang olahraga.

Baca juga: Kiper Muda Persib Dipanggil TC Timnas U-19, I Made Wirawan Beri Wejangan

Dalam kajian pemerintah, kegiatan olahraga, khususnya yang dilakukan di luar ruangan (outdoor), akan masuk ke dalam fase ketiga kelaziman baru.

Artinya, kegiatan olahraga di luar ruangan sudah bisa dijalani masyarakat. Skenario tersebut akan berjalan pada 15 Juni mendatang.

Akan tetapi, apakah kajian tersebut bisa membuat kompetisi sepak bola Indonesia yang sudah terhenti sejak pertengahan Maret 2020 bisa kembali bergulir?

Pelatih Persib, Robert Rene Alberts, angkat bicara mengenai hal tersebut.

Dikatakan Alberts, sangat memungkinkan bagi kompetisi sepak bola Indonesia kembali bergeliat dengan penerapan skenario new normal.

Meski begitu, Alberts mengatakan bahwa keputusan tetap berada di tangan pemerintah.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X