Persiapan Timnas Indonesia , Salah Satu Alasan Arema FC Ingin Liga 1 Lanjut

Kompas.com - 28/05/2020, 22:40 WIB
General Manajer Arema FC, Ruddy Widodo. KOMPAS.com/Suci RahayuGeneral Manajer Arema FC, Ruddy Widodo.

MALANG, KOMPAS.com - Setelah sempat ingin kompetisi Liga 1 2020 dihentikan, Arema FC berubah pikiran dengan menyuarakan agar kompetisi kembali bergulir saat rapat virtual bersama PSSI Rabu (27/5/2020).

Ruddy Widodo selaku General Manajer sekaligus perwakilan Arema FC mengungkapkan ada beberapa latar belakang yang membuat pihaknya berubah pandangan.

Secara garis besar, Arema FC ingin menyelamatkan industri sepak bola dan semua pihak yang terlibat di dalamnya.

Hal ini termasuk UMKM dan juga pengusaha mikro yang menggantungkan hidupnya dari sepak bola seperti para pedagang asongan.

Baca juga: Mesin Tetap Panas, Arema FC Siap Kembali Berkompetisi

Tidak hanya dalam lingkup ekonomi, Arema FC menelaah lebih jauh dari segala aspek. Salah satunya adalah persiapan Timnas Indonesia menjelang Piala Dunia U20 tahun depan.

“Kebetulan juga tahun 2021 Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U20. Program pemerintah sudah jelas bahwa Indonesia tidak hanya harus sukses menjadi tuan rumah yang baik, tapi juga secara prestasi,” kata pria asal Madiun tersebut.

“Kalau tahun ini tidak ada kompetisi, terus anak-anak U20 itu mau bermain di mana untuk persiapan 2021. Sedangkan, sudah menjadi rahasia umum kompetisi itu kawah candradimuka pemain untuk itu,” imbuhnya.

Baca juga: Arema FC Ingin Kompetisi Dilanjutkan dengan Catatan Khusus

Selain selain faktor kebangkitan ekonomi dan Timnas, kebijakan pemerintah mengenai new normal juga ikut mempengaruhi keputusan Arema FC.

Mereka merasa lebih tenang karena pemerintah memang memfasilitasi agar masyarakat kembali hidup normal meskipun ada protokol-protokol yang akan ditentukan kemudian.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X