PSIS Usul Liga 1 2020 Dihentikan dan Diganti dengan Format Home Tournament

Kompas.com - 28/05/2020, 18:50 WIB
Starting line-up PSIS Semarang pada laga menghadapi Arema FC di Stadion Moch. Soebroto, Magelang, Sabtu (14/3/2020). KOMPAS.com/MOCHAMAD SADHELIStarting line-up PSIS Semarang pada laga menghadapi Arema FC di Stadion Moch. Soebroto, Magelang, Sabtu (14/3/2020).


KOMPAS.com - Manajemen PSIS Semarang sepakat bahwa kompetisi Liga 1 2020 sebaiknya dihentikan. Hal itu tak lepas dari pandemi virus corona yang belum bisa dipastikan kapan berakhir.

Wahyoe Winarto selaku General Manager PSIS Semarang telah menyampaikan hal tersebut kepada PSSI dalam rapat virtual yang dilangsungkan pada Rabu (27/5/2020) kemarin.

Dalam rapat tersebut, PSSI meminta masukan dari 18 klub Liga 1 tentang kelanjutan kompetisi.

Menurut Wahyoe Winarto, ada beberapa faktor yang dipertimbangkan sehingga PSIS Semarang mengusulkan kompetisi Liga 1 2020 dihentikan.

Baca juga: 18 Klub Beri Pendapat Soal Liga 1, PSSI Masih Bisu

Faktor-faktor tersebut meliputi masalah kesehatan, sarana transportasi, dan kondisi penyebaran virus corona di setiap kota serta kabupaten.

"PSIS mengusulkan Liga 1 2020 sebaiknya dihentikan saja. Banyak faktor yang mendasari. Pertama soal kesehatan pemain. Apabila nanti dilanjutkan tetapi di tengah jalan ada komponen tim yang positif itu jadi PR lagi," kata Wahyoe Winarto dikutip dari situs resmi klub.

"Kedua, sekarang hampir seluruh penerbangan dibatasi. Padahal Indonesia ini besar dan klub-klub tersebar dari Aceh hingga Jayapura. Kalau klub-klub sulit dapat penerbangan bagaimana?" imbuhnya lagi.

Selain kedua faktor tersebut, Wahyoe Winarto juga menyoroti kondisi penyebaran virus corona yang berbeda di setiap kota dan kabupaten di Indonesia.

Meski demikian, PSIS Semarang tetap menyerahkan segala keputusan kepada PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia) terkait kelanjutan kompetisi Liga 1 2020.

Jika dilanjutkan, PSIS berharap PSSI memiliki alternatif lain untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan.

Baca juga: 11 Klub Minta Liga 1 2020 Berhenti, Siapa Saja?

"Kami tetap serahkan keputusan kepada PSSI. Ini hanya pendapat kami yang melihat dari berbagai faktor," ucapnya.

"Apabila dilanjutkan, PSSI harus punya formula untuk mengantisipasi masalah-masalah yang dikhawatirkan bisa saja terjadi," tutur Wahyoe Winarto.

PSIS Semarang pun mengusulkan kompetisi dengan format home tournament sebagai pengganti jika Liga 1 2020 dihentikan secara permanen.

"PSIS memang meminta Liga 1 2020 dihentikan. Namun, kami usul adanya kompetisi dengan format home tournament supaya mampu menggerakan roda perekonomian dan memberikan kesejahteraan untuk pemain, pelatih, ofisial, dan pihak-pihak yang menggantungkan hidupnya dari olahraga ini," ucap Wahyoe Winarto mengakhiri.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X