Persipura Jayapura Patuh pada Keputusan Pemerintah

Kompas.com - 26/05/2020, 16:40 WIB
Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano. Dokumentasi PribadiKetua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano.

JAYAPURA, KOMPAS.com - PSSI kembali mengadakan rapat virtual untuk membahas kelanjutan kompetisi Shopee Liga 1 2020 yang tidak sempat dibahas pada RUPSLB 18 Mei lalu.

Dalam rapat yang rencananya digelar pada Rabu 27 Mei 2020 pukul 10 pagi, PSSI melibatkan Kemenpora, klub, asosiasi pemain, dan asosiasi pelatih.

Rapat itu juga diikuti Persipura Jayapura, sebagai salah satu kontestan Liga 1 2020.

“Kami sudah menerima surat dari PSSI terkait Undangan Rapat Vistual antara PSSI dan Tim Liga 1 dan Tim Liga 2, untuk membahas kelanjutan Kompetisi,” kata Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano.

Dalam rilis resmi tersebut, pria yang juga menjabat sebagai Wali Kota Jayapura menegaskan bahwa Mutiara Hitam akan sepenuhnya patuh terhadap segala keputusan pemerintah.

Jika pemerintah memberikan lampu hijau Boaz Solossa dan kawan-kawan akan siap menjawab panggilan kompetisi Liga 1 2020.

Baca juga: Dikritik FIFPro Soal Pemotongan Gaji, Ketum PSSI Beri Tanggapan

 

Namun, jika pemerintah tidak memberikan sinyal positif, Persipura Jayapura menyarankan semua pihak untuk menahan diri.

Benhur Tomi Mano beralasan pemerintah adalah pihak yang paling memahami dan kredibel dalam membaca situasi ini.

Sebab, pembahasan kali ini tidak hanya menyangkut masalah kelangsungan sepak bola, tapi juga soal keselamatan masyarakat banyak.

“Alasan kami adalah karena pemerintah yang paling tahu situasi dan perkembangan terkait wabah yang sedang melanda negeri kita, jadi apa pun keputusan pemerintah pasti sudah dengan pertimbangan yang sangat matang,” tuturnya.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X