Pandemi Corona, Tak Ada Kecemasan Finansial di Liga Super Malaysia

Kompas.com - 23/05/2020, 10:34 WIB
Skuad Johor Darul Takzim saat merayakan kemenangan atas Suwon Samsung Bluewings pada matchday ke-2 babak penyisihan Grup G Liga Champions Asia, Selasa (3/3/2020). TWITTER.com/DOK. Johor Darul TakzimSkuad Johor Darul Takzim saat merayakan kemenangan atas Suwon Samsung Bluewings pada matchday ke-2 babak penyisihan Grup G Liga Champions Asia, Selasa (3/3/2020).

KUALA LUMPUR, KOMPAS.com - Pandemi corona yang melanda Malaysia memunculkan dampak ekonomi yang tidak sedikit.

Sempat menyentuh kompetisi sepak bola di Liga Super Malaysia (MSL), namun, kata CEO Liga Sepak Bola Malaysia (MFL) Datuk Ab Ghani Hassan, kondisi tersebut perlahan-lahan bisa teratasi.

Baca juga: Liga Malaysia Satu Putaran

Abd Ghani Hassan mengatakan bahwa MSL sudah barang tentu tidak bisa dibandingkan dengan Liga Inggris.

"Liga Inggris menyangkut bisnis yang mendunia," katanya.

Bek PSS Sleman, Alfonso De La Cruz saat bermain di Liga Super Malaysia bersama Selangor FA.DOK. BOLASPORT Bek PSS Sleman, Alfonso De La Cruz saat bermain di Liga Super Malaysia bersama Selangor FA.

Lantaran cakupan yang luas itulah, Ghani Hassan memahami bila pandemi corona membuat Liga Inggris kehilangan miliaran euro.

" Liga Malaysia kan hanya fokus di dalam negeri dan tidak banyak menghasilkan uang sebagaimana Liga Inggris," katanya lagi.

Eks playmaker Felda United, Zah Rahan Krangar, dalam laga kontra Tampines Rovers pada laga kelima Grup G Piala AFC 2017 di Stadion Tun Abdul Razak, Pahang, Malaysia, Rabu (19/4/2017).DOK FELDA UNITED Eks playmaker Felda United, Zah Rahan Krangar, dalam laga kontra Tampines Rovers pada laga kelima Grup G Piala AFC 2017 di Stadion Tun Abdul Razak, Pahang, Malaysia, Rabu (19/4/2017).

Baru memainkan empat laga, MSL musim 2020 tertunda gara-gara corona.

Untuk sementara, Johor Darul Ta'zim berada di puncak dari 12 peserta MSL dengan poin 10.

Satu tingkat di bawahnya ada Perak FC dengan raihan 8 poin.

Sementara, posisi nomor buncit diduduki PDRM yang belum pernah menang selama empat laga.

Pemain Persela Lamongan, Agung Pribadi, merayakan gol ke gawang Kedah FC pada laga Suramadu Super Cup di Stadion Gelora Bangkalan, Senin (8/1/2018).BOLASPORT.COM/SUCI RAHAYU Pemain Persela Lamongan, Agung Pribadi, merayakan gol ke gawang Kedah FC pada laga Suramadu Super Cup di Stadion Gelora Bangkalan, Senin (8/1/2018).

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X