Klub Liga Inggris Tak Dapat Dispensasi Pemerintah, Agenda Liga Champions dan Liga Europa Jadi Berantakan

Kompas.com - 23/05/2020, 06:50 WIB
Isco merayakan gol yag dicetaknya di hadapan Ederson Moraes saat laga 16 besar Liga Champions yang mempertemukan Real Madrid vs Manchester City di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol, Rabu, 27 Februari 2020. PIERRE-PHILIPPE MARCOU / AFPIsco merayakan gol yag dicetaknya di hadapan Ederson Moraes saat laga 16 besar Liga Champions yang mempertemukan Real Madrid vs Manchester City di Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol, Rabu, 27 Februari 2020.

KOMPAS.com - Partisipasi dan kejelasan nasib klub-klub Liga Inggris di Liga Champions dan Liga Europa menjadi tidak pasti setelah Pemerintah Inggris mengharuskan semua pendatang dari luar negeri untuk menjalani karantina dua pekan.

Hal ini dipastikan di taklimat harian pemerintah pada Jumat (22/5/2020).

Klub-klub Liga Inggris tampak berhasil membujuk Menteri Digital, Kebudayaan, Media, dan Olahraga, Oliver Dowden, agar mereka mendapat dispensasi dari peraturan ini tetapi keputusannya diveto oleh para menteri lain di Kabinet serta Departemen Kesehatan.

Otoritas terkait hanya ingin pengecualian seminim mungkin terhadap kedatangan internasional ini, misalnya kepada ofisial atau petugas medis dari negara lain.

Hal ini dilakukan oleh pemerintahan Perdana Menteri Boris Johnson untuk mencegah gelombang kedua pandemi virus corona yang bisa dibawa oleh para penjelajah.

Baca juga: Liverpool Latihan Lagi, Rasanya seperti Hari Pertama Sekolah...

Alhasil, keputusan yang akan diberlakukan pada 8 Juni ini akan membuat berantakan agenda sejumlah klub yang masih berpartisipasi di Liga Champions serta Liga Europa.

Chelsea dan Manchester City masih bertahan di Liga Champions sementara Manchester United dan Wolverhampton Wanderers berkompetisi di Liga Europa.

Hal ini akan membuat laga-laga antarklub Eropa yang harus dimainkan di Inggris menjadi tidak memungkinkan apalagi dengan kalender pertandingan yang makin sempit.

Ambil contoh, Real Madrid. Los Blancos masih harus menjalani laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions di kandang Manchester City, Stadion Etihad.

Namun, skuad Real Madrid harus menjalani karantina mandiri selama dua pekan setelah tiba di Bandara Manchester sebelum bisa berlatih dan bertanding.

Baca juga: Atas Alasan Kesehatan, Chelsea Izinkan NGolo Kante Bolos Latihan

Hal ini akan menambah topik diskusi bagi Presiden UEFA Aleksandar Ceferin dan jajarannya pada rapat Exco UEFA yang akan bergulir pada 17 Juni 2020.

Sejauh ini, UEFA belum memberi tanggal pasti kapan kompetisi antarklub Eropa akan kembali atau dalam format apa.

Beberapa solusi yang diyakini menjadi alternatif bagi UEFA adalah menyelenggarakan turnamen mini semacam 'Final Four' bagi para semifinalis Liga Champions.

UEFA menargetkan Liga Champions dapat selesai dalam waktu tiga bulan setelah dipertandingkan kembali.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X