Bek Kiri Persib Berharap Liga 1 2020 Kembali Bergulir

Kompas.com - 21/05/2020, 23:00 WIB
Pemain Persib Bandung, Zalnando. KOMPAS.com/MOCHAMAD SADHELIPemain Persib Bandung, Zalnando.

BANDUNG, KOMPAS.com - Bek kiri Persib Bandung, Zalnando, berharap kompetisi Liga 1 2020 kembali bergulir. Mantan pemain Sriwijaya FC itu mengaku rindu menjalani aktivitas sepak bola seperti berlatih dan bertanding bersama tim Persib.

Wajar Zalnando merasa rindu untuk kembali menjalani aktivitas sepak bola bersama Supardi Nasir dkk. Pasalnya, selama lebih kurang dua bulan terakhir ini, dia hanya menjalani latihan mandiri diri rumah.

Baca juga: Victor Igbonefo Berambisi Menangi Semua Laga bersama Persib Bandung

Sejak kompetisi ditangguhkan karena wabah virus corona, Persib terpaksa "merumahkan" semua pemainnya. Para pemain pun hanya diwajibkan menjalani latihan mandiri untuk menjaga kebugaran fisiknya.

Sejauh ini, belum diketahui apakah kompetisi musim ini akan kembali dilanjutkan atau tidak. Semua tergantung dengan situasi dalam negeri terkait penyebaran wabah virus corona.

Andai grafik penyebaran wabah virus corona melandai pada akhir Mei mendatang, kemungkinan kompetisi bisa kembali bergulir pada awal Juli. Hanya saja, bila grafik penyebaran semakin meningkat, kompetisi bisa dihentikan total.

Zalnando mengungkapkan, dirinya sangat berharap kompetisi bisa kembali bergulir, walau dimainkan dengan format tanpa penonton.

"Kalau saya pribadi ya pengennya (kompetisi) tetap jalan, walaupun tanpa penonton juga tidak masalah. Sudah kangen main bola lagi, kumpul, dan bertanding. Terutama latihan bareng tim, biar dapet lagi atmosfirnya," kata Zalnando.

Apabila kompetisi dilanjutkan maka para pemain akan mendapatkan lebih banyak pekerjaan rumah untuk mengembalikan kondisi fisik mereka ke level yang ideal.

Tak dimungkiri, penangguhan kompetisi pasti akan membuat kondisi fisik pemain mengendur.

Zalnando mengaku tidak masalah dengan hal itu. Dia yakin, kondisi fisiknya cukup prima untuk kembali menjalani latihan bersama tim di lapangan.

Selama masa libur, tim pelatih tetap memberikan program latihan untuk pemain.

Diakui Zalnando, program latihan mandiri yang diberikan tim pelatih dirasakannya cukup efektif untuk menjaga performa fisiknya.

Artinya, kalaupun ada penurunan performa, levelnya tidak jauh dari level ideal.

"Kalau dari segi fisik Insya Allah tidak masalah. Walaupun ada perbedaan latihan bersama dan pribadi, tapi kalau bisa menjaganya, ya tidak akan turun jauh. Apalagi kita menjalankan instruksi dari pelatih," ungkap dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X