Jaino Matos Angkat Bicara soal Pola Makan Pemain dan Nasi Goreng

Kompas.com - 20/05/2020, 13:40 WIB
Pelatih Jaino Matos saat mengikuti program Lisensi Pro dari CBF, Federasi Sepak Bola Brasil. Jaino Matos mendedikasikan waktunya di Indonesia sejak 2013 untuk perkembangan pemain usia muda. DOK JAINO MATOSPelatih Jaino Matos saat mengikuti program Lisensi Pro dari CBF, Federasi Sepak Bola Brasil. Jaino Matos mendedikasikan waktunya di Indonesia sejak 2013 untuk perkembangan pemain usia muda.

 KOMPAS.com - Pelatih asal Brasil yang sudah malang melintang di pembinaan usia dini Indonesia, Jaino Matos, bicara tentang kebiasaan makan pemain yang dirasa ikut menghambat perkembangan pemain itu sendiri.

Dia menegaskan masalah pola makan dan asupan nutrisi menjadi poin yang tidak bisa diremehkan oleh atlet profesional.

"Kalau saya pribadi tidak harus secara drastis, saya pikir memaksa anak muda makan seperti di Brasil dan Spanyol mereka pasti tidak sanggup. Kita harus respek pada budaya makanan," kata pelatih yang pernah ikut menangani timnas kelompok usia tersebut.

"Namun, kalau mau jadi atlet profesional, kalau memilih karbohidrat dan protein bisa pada makanan steak, pasta, itu juga penting. Itu mesti diadaptasi," katanya.

Baca juga: Bercanda, Kendala Pengembangan Pesepak Bola Usia Muda Indonesia

Jaino Matos kemudian mengambil nasi goreng sebagai ilustrasi.

Dia menyebut nasi goreng bukanlah makanan yang cocok untuk atlet, tetapi tetap menjadi menu favorit pemain Indonesia.

Dia kemudian mengenang salah satu pengalaman yang tidak pernah dilupakan ketika SEA Games 2015 silam di Singapura.

Kala itu, pemain dan pelatih mendapatkan fasilitas yang mewah kelas bintang lima.

Namun, dari sederet makanan mewah yang dihidangkan, banyak yang tidak cocok dengan lidah pemain. Alhasil, nasi goreng tetap menjadi pilihan.

"Jadi, ada batasnya, seminggu sekali atau seminggu dua kali tidak masalah. Namun, kalau 48 jam sebelum pertandingan kita melawan Thailand di empat besar dan mereka makan nasi goreng sama rendang, bagaimana bisa membawa pulang medali emas. Masalah ada di situ," ucapnya.

Baca juga: Simon McMenemy Kecewa dengan Tingginya Ekspektasi Suporter Indonesia kepada Timnas

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X